390 Jemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Selasa Pagi

- Senin, 01 Juni 2026 | 20:15 WIB
390 Jemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Selasa Pagi

Gelombang pertama kepulangan jemaah haji asal Banten dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Selasa pagi, 2 Juni 2026, pukul 09.45 WIB, melalui Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Sebanyak 390 orang jemaah dan petugas diberangkatkan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada Senin malam, 1 Juni 2026, waktu Arab Saudi, menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Haji Banten, Nasrul Latif, mengungkapkan bahwa kloter pertama tersebut berasal dari Kota Tangerang. Pihaknya telah menyiapkan alur kedatangan secara terperinci. Setelah mendarat, para jemaah akan langsung diantarkan menuju Asrama Haji Cipondoh.

“Tim telah menyiapkan alur kedatangan. Mereka pun akan langsung diantarkan ke Asrama Haji Cipondoh,” ujar Nasrul yang akrab disapa Arul, di Tangerang, Senin, 1 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa pada awal pemberangkatan, kloter pertama Banten semula berjumlah 393 calon jemaah haji. Namun, jumlah tersebut berkurang menjadi 390 orang saat kepulangan. “Ada tiga orang jemaah yang meninggal dunia. Satu orang meninggal sebelum berangkat, dan dua lainnya meninggal di Arab Saudi. Jadi jumlah yang pulang saat ini sebanyak 390 orang, termasuk petugas,” jelas Arul.

Sesampainya di Asrama Haji Cipondoh, para jemaah akan mengikuti acara penyambutan secara seremonial yang rencananya dipimpin langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni. Setelah itu, mereka diberikan waktu untuk beristirahat sebelum diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing. “Jadi nanti di asrama haji, para jemaah hanya mengambil air zam-zam. Tidak ada penyambutan keluarga di asrama haji,” kata Arul.

Sementara itu, berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) tahun 2026, jemaah haji yang tergabung dalam gelombang kedua akan memulai proses kepulangan secara bertahap sejak 2 Juni hingga 29 Juni 2026, baik dari Jeddah maupun Madinah.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar