Kompleks Dosen IKIP Bekasi Terendam 80 cm, Warga Protes Banjir Langganan

- Jumat, 20 Februari 2026 | 12:50 WIB
Kompleks Dosen IKIP Bekasi Terendam 80 cm, Warga Protes Banjir Langganan

"Banjir dari pagi. Ketinggian air sedengkul lebih di jalan tapi tidak sampai masuk ke dalam rumah," ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Upaya penanganan pun dilakukan. Tiga pompa milik perumahan dikerahkan habis-habisan. Tak cuma itu, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane juga turun tangan dengan menurunkan pompa portable untuk membuang air ke arah Kali Cakung.

Sayangnya, cuaca belum sepenuhnya bersahabat. Hujan ringan masih sesekali turun di Jumat siang, memperlambat upaya pengeringan. Warga hanya bisa menunggu dan berharap air tak bertambah tinggi.

Di sisi lain, harapan terbesar warga sebenarnya bukan sekadar pompa. Mereka mendesak Pemkot Bekasi untuk memberikan solusi permanen. Perbaikan drainase dan penanganan serius pada aliran Kali Cakung menjadi tuntutan utama. Tanpa itu, banjir langganan ini dipastikan akan kembali datang setiap musim hujan, menggenangi rumah dan mengganggu kehidupan mereka. Lagi, dan lagi.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar