“Dulu Anda mungkin harus melewatkan jendela internasional karena tidak mampu atau tidak mendapatkan lawan yang tepat. Inilah yang membuatnya menarik,” tambahnya.
Piala AFF Sebagai Batu Loncatan Strategis
Lebih dari sekadar turnamen, Herdman menempatkan Piala AFF 2026 dalam peta jalan yang lebih besar. Target utamanya adalah membangun tim yang kompetitif untuk Piala Asia 2027, dan turnamen di Asia Tenggara ini diposisikan sebagai batu uji dan batu loncatan yang ideal.
“Semua jalan menuju Asian Cup, jadi ini adalah batu loncatan. Saya berharap di Hyundai Cup (Piala AFF) bisa menguji kedalaman skuad dan melihat pemain muda yang mungkin bisa melesat melalui turnamen itu,” jelas pelatih berusia 50 tahun tersebut.
Dalam perjalanan menuju target tersebut, Timnas Indonesia ditempatkan dalam Grup A Piala AFF 2026. Mereka akan berhadapan dengan juara bertahan Vietnam, Kamboja, Singapura, serta pemenang playoff antara Brunei Darussalam dan Timor Leste. Grup ini tentu akan memberikan gambaran nyata tentang sejauh mana persiapan tim telah berjalan di bawah komando pelatih baru mereka.
Artikel Terkait
Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Satu Korban Jiwa Ditemukan dalam Reruntuhan
Gempa M 7,6 Guncang Sulawesi Utara, Warga Mengungsi ke Dataran Tinggi
Kunjungan Prabowo ke Korea Hasilkan Komitmen Investasi Rp173 Triliun
Prabowo Beri Keris dan Penjelasan Filosofis kepada Presiden Korea Selatan