Gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara. Menurut analisis BMKG, guncangan yang berpusat di laut ini masuk dalam kategori gempa megathrust jenis gempa bumi yang sangat kuat. Dampaknya paling terasa di tiga provinsi di utara Sulawesi dan Maluku.
Dalam konferensi pers Kamis (2/4/2026), Direktur Informasi Gempabumi dan Tsunami, Rahmat Riyono, memberikan penjelasan mendetail.
"Kedalamannya cukup dangkal, hanya 30 meter. Nah, untuk kategori megathrust yang mencapai kedalaman segitu, ini memang tergolong dangkal dan terjadi di laut. Jadi bisa dikategorikan sebagai gempa megathrust," ujar Rahmat.
Secara sederhana, gempa megathrust itu terjadi di zona subduksi. Di sana, lempeng samudra menelusup ke bawah lempeng benua. Bidang kontaknya dangkal, tapi justru di situlah energi tektonik terakumulasi. Ketika energi itu akhirnya lepas, hasilnya bisa sangat mengerikan: gempa berskala besar dan seringkali diikuti tsunami yang menghancurkan.
Artikel Terkait
Dewan Keamanan PBB Kecam Israel atas Serangan yang Tewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Gempa M 7,6 Guncang Sulut, Tsunami Terdeteksi hingga 75 cm di Minahasa Utara
AS Kehilangan 16 Drone MQ-9 Reaper Senilai Ratusan Juta Dolar dalam Operasi Gabungan dengan Israel
Trump Desak Sekutu Buka Kembali Selat Hormuz, Alihkan Beban dari AS