BTN Kembali Pimpin Penyaluran KPR Bersubsidi di Awal 2026

- Minggu, 15 Februari 2026 | 19:00 WIB
BTN Kembali Pimpin Penyaluran KPR Bersubsidi di Awal 2026

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyoroti bahwa capaian ini mencerminkan kekuatan infrastruktur dan jaringan yang telah dibangun.

“Dominasi BTN pada Januari 2026 menunjukkan kesiapan sistem, jaringan, dan kemitraan yang telah kami bangun secara konsisten. Kami berkomitmen untuk terus memperluas akses pembiayaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebagai bagian dari peran BTN sebagai mitra strategis pemerintah,” tegas Nixon dalam keterangan resminya.

Menjawab Target Kuota 2026

Untuk tahun 2026, pemerintah telah menetapkan kuota nasional FLPP sebesar 350.000 unit. Dari target yang cukup ambisius ini, BTN mendapatkan mandat untuk menyalurkan bagian terbesar, yakni sekitar 172.000 unit. Target tersebut menjadikan peran BTN semakin krusial dalam peta pembiayaan perumahan nasional.

Strategi yang disiapkan untuk menyerap alokasi kuota yang besar itu berfokus pada dua hal utama: memperkuat ekosistem melalui kolaborasi intensif dengan pengembang di berbagai daerah dan memanfaatkan teknologi digital untuk efisiensi proses.

Nixon menambahkan bahwa pendekatan kolaboratif dan digitalisasi menjadi kunci.

“BTN siap mengoptimalkan alokasi kuota yang diberikan dengan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah, BP Tapera, serta mitra pengembang di berbagai wilayah. Transformasi digital dan optimalisasi jaringan distribusi akan terus kami dorong agar proses pembiayaan semakin cepat, transparan, dan tepat sasaran,” lanjutnya.

Peran Strategis di Luar Bisnis Perbankan

Lebih dari sekadar pencapaian komersial, posisi terdepan BTN dalam program FLPP ini mempertegas peran strategisnya sebagai mitra pemerintah. Dalam perspektif kebijakan publik, kinerja bank ini berkontribusi langsung pada upaya sistematis untuk menekan backlog perumahan dan menyediakan hunian yang layak bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah. Capaian Januari 2026, oleh karena itu, bukan hanya angka statistik, melainkan juga indikator awal bagi penyerapan program sosial yang vital di sepanjang tahun.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar