MURIANETWORK.COM - Layanan keuangan untuk masyarakat prasejahtera kini semakin terjangkau, didorong oleh kehadiran lebih dari 430 ribu Agen BRILink Mekaar yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia. Agen-agen ini berperan sebagai ujung tombak ekosistem Holding Ultra Mikro (UMi), sebuah kolaborasi strategis antara BRI, Pegadaian, dan PNM yang bertujuan membawa layanan perbankan dan keuangan langsung ke tengah komunitas yang paling membutuhkan.
Jembatan Keuangan di Tengah Komunitas
Pada praktiknya, Agen BRILink Mekaar umumnya adalah nasabah PNM Mekaar yang telah dikenal dan dipercaya di lingkungannya. Mereka mengoperasikan layanan transaksi dari kediaman atau warung milik sendiri, menghilangkan hambatan jarak dan biaya transportasi bagi warga sekitar. Dengan begitu, masyarakat dapat dengan mudah menarik uang tunai, mentransfer dana, membayar berbagai tagihan, atau mengakses produk keuangan digital lainnya tanpa harus menempuh perjalanan panjang ke kantor cabang bank.
Transformasi Mukmainah: Dari Nasabah Menadi Agen
Perubahan nyata ini dapat dilihat dari kisah Mukmainah, seorang warga Semarang Timur. Awalnya, ia hanya sekadar membantu tetangga dan kerabatnya untuk urusan-urusan keuangan sederhana, seperti membayar rekening listrik atau menarik uang dalam jumlah kecil. Niat tolong-menolong itu lambat laun membuka pintu peluang yang lebih besar.
“Awalnya hanya bantu-bantu tetangga,” ungkapnya. Peran sosialnya itu kemudian berkembang secara formal setelah mendapatkan pembinaan dari Account Officer PNM dan dukungan perangkat EDC dari BRI. Kini, aktivitasnya menjadi lebih terstruktur dan mampu melayani ragam transaksi keuangan yang lebih kompleks.
Artikel Terkait
ASDP Siapkan Kapal Khusus Motor untuk Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Bakauheni
China Batasi Kenaikan BBM Meski Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Ketegangan Timur Tengah
Trump Buka Pintu Negosiasi dengan Iran Setelah Ancaman Militer
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Jakarta Sepanjang Hari Ini