Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono, angkat bicara soal program gentengisasi yang digaungkan Presiden Prabowo. Menurutnya, wacana menata atap rumah warga dengan genteng yang lebih layak bukan sekadar soal estetika. Ini adalah bagian dari perbaikan infrastruktur yang langsung menyentuh kepentingan publik.
“Kami akan terus mendorong sejumlah kementerian terkait,” ujar AHY, saat ditemui di sebuah acara diskusi di Jakarta, Selasa lalu.
Ia menyebut secara spesifik Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Kementerian ATR/BPN. Lembaga-lembaga itu nantinya akan disupervisi langsung oleh Kemenko yang dipimpinnya. Tujuannya jelas: mewujudkan keinginan presiden untuk memperbaiki kualitas tempat tinggal masyarakat.
Di sisi lain, AHY menekankan bahwa semangat dari Pak Prabowo ini punya tujuan akhir yang lebih dalam. Bukan cuma mengganti seng dengan genteng, tapi soal menjamin kualitas hidup. Selama ini, isu perumahan kerap hanya dilihat dari angka backlog atau kurangnya ketersediaan. Padahal, kondisi rumah yang sudah ada juga tak kalah penting.
“Pak Presiden memang menekankan, masyarakat harus hidup lebih layak,” katanya.
Ada cukup banyak program, lanjutnya, yang dirancang untuk membantu masyarakat prasejahtera memiliki rumah yang lebih baik. Contoh konkretnya ya program genteng ini. Dengan genteng, rumah jadi tidak terlalu panas, tampilannya lebih rapi. AHY lalu mengingatkan kembali gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan presiden.
Artikel Terkait
Beras Indonesia Siap Temani Jamaah Haji di Tanah Suci
Target Tarif Nol Persen dengan Inggris, Pemerintah Pasang Target Satu Tahun
BNPB Wanti-wanti: 2027 Jadi Tahun Kritis Siklus Karhutla
Suite Class KAI Meledak: Penumpang Naik Hampir 90% dalam Dua Tahun