BNN Gagalkan Produksi Liquid Vape Bermuatan Narkoba di Apartemen Jaksel

- Sabtu, 17 Januari 2026 | 08:05 WIB
BNN Gagalkan Produksi Liquid Vape Bermuatan Narkoba di Apartemen Jaksel

Operasi BNN di Jakarta Selatan berhasil membongkar sebuah praktik yang mengkhawatirkan: produksi liquid vape yang ternyata diisi dengan narkoba. Kasus ini bukan kebetulan, melainkan hasil penyelidikan intensif yang digarap bareng antara Badan Narkotika Nasional dan Bea Cukai.

Penindakan akhirnya dilakukan Kamis sore lalu, tepatnya 15 Januari 2026. Semuanya berawal dari pengawasan terhadap seorang berinisial TKG. Petugas curiga dengan isi koper dan ransel yang dibawanya, lalu mengikuti pergerakannya hingga ke sebuah apartemen. Rupanya, di sana sudah menunggu seorang pria lain, MK, yang sudah berada di unit itu sejak dua hari sebelumnya.

Begitu keduanya berkumpul, tim langsung bergerak melakukan penggeledahan.

Ribuan Cartridge Siap Edar Diamankan

Hasilnya mencengangkan. Di dalam apartemen itu, petugas menemukan ribuan cartridge vape yang masih kosong, siap diisi dengan cairan terlarang. Barang bukti ini berasal dari koper yang dibawa pelaku.

Brigjen Aldrin Hutabarat dari Deputi Pemberantasan BNN RI yang memaparkan temuan itu.

"Jadi kita berangkatnya dari koper ini. Dari koper ini kita temukan, ini adalah sebuah cartridge untuk dimasukkan di vape electric. Itu sebanyak 6 bungkus plastik yang masing-masing berjumlah 500. Jadi kalau dikali 6, sudah ada di sini 3.000 cartridge," jelas Aldrin pada Jumat (16/1).

Cairan Misterius dan Bahaya Etomidate

Tak cuma cartridge kosong, operasi ini juga menyita satu jerigen besar berisi cairan bening. Diduga, itu adalah liquid narkoba jenis etomidate dengan volume hampir 5 liter. Untuk memastikannya, sampel kecil langsung dikirim ke Puslab BNN di Lido.

Aldrin tak main-main memperingatkan bahaya zat ini. Efeknya mengerikan.

"Jadi efeknya itu ya, bisa memberikan efek anestesi, menekan sistem saraf otak, gangguan pernapasan, potensi ketergantungan. Kejang, koma," tuturnya.

Menurutnya, pemakaian jangka panjang bisa merusak organ vital seperti hati dan ginjal. Bahkan, ujung-ujungnya bisa berakibat fatal: kematian. Sungguh sebuah bisnis yang memperdagangkan nyawa.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar