Apple Diwajibkan Bayar Rp 10,6 Triliun ke Masimo, Ini Penyebab Sengketa Paten

- Selasa, 18 November 2025 | 08:24 WIB
Apple Diwajibkan Bayar Rp 10,6 Triliun ke Masimo, Ini Penyebab Sengketa Paten

Apple Diwajibkan Bayar Rp 10,6 Triliun kepada Masimo dalam Sengketa Paten Teknologi Medis

Sebuah juri federal di California telah memutuskan bahwa raksasa teknologi Apple harus membayar ganti rugi senilai 634 juta dolar AS, atau setara dengan sekitar Rp 10,6 triliun, kepada perusahaan perangkat medis Masimo. Putusan yang dijatuhkan pada hari Jumat ini merupakan hasil dari tuntutan pelanggaran paten terkait teknologi pemantauan kadar oksigen dalam darah yang diintegrasikan ke dalam produk Apple Watch.

Pelanggaran pada Fitur Apple Watch

Laporan dari berbagai media menyebutkan bahwa juri menemukan dua fitur andalan Apple Watch, yaitu workout mode dan notifikasi detak jantung, terbukti melanggar paten yang dimiliki oleh Masimo. Fitur-fitur ini merupakan bagian inti dari pengalaman pengguna dalam memantau kesehatan.

Menanggapi kemenangan ini, Masimo menyatakan bahwa putusan tersebut merupakan langkah besar dalam melindungi inovasi dan kekayaan intelektual mereka. Perusahaan menekankan komitmennya untuk terus mempertahankan hak-hak kekayaan intelektual yang menjadi dasar pengembangan teknologi bermanfaat bagi pasien.

Bantahan dan Rencana Banding dari Apple

Di sisi lain, Apple tidak menerima begitu saja putusan pengadilan ini. Juru bicara perusahaan teknologi tersebut menyatakan bahwa keputusan juri dinilai bertentangan dengan fakta yang ada. Apple dengan tegas menyatakan akan mengajukan banding.

Apple juga memberikan sanggahan terhadap Masimo, dengan menyebut bahwa Masimo adalah perusahaan perangkat medis murni yang tidak menjual produk langsung ke konsumen. Pihak Apple mengklaim bahwa selama enam tahun terakhir, Masimo telah aktif menggugat Apple di berbagai pengadilan dengan mengajukan lebih dari 25 paten, yang sebagian besar dinyatakan tidak valid. Apple juga menyoroti bahwa paten tunggal dalam kasus ini sudah kedaluwarsa sejak 2022 dan berasal dari teknologi berusia puluhan tahun.


Halaman:

Komentar