Di Sentul International Convention Center, suasana pagi itu cukup tegang. Presiden Prabowo Subianto berdiri di hadapan para pejabat pusat dan daerah dalam Rakornas 2026. Tiba-tiba, dengan nada yang tegas namun terdengar bersemangat, ia melontarkan sebuah gagasan baru.
"Saudara, dalam waktu dekat, saya sebetulnya mau meluncurkan apa yang saya sebut: gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah)," kata Prabowo.
Gerakan itu, menurutnya, bukan sekadar nama. Intinya sederhana: mewujudkan lingkungan yang bersih dan tertata. Dia ingin gerakan ini jadi gerakan nasional. Untuk itu, Prabowo meminta semua instansi pemerintah, tanpa kecuali, turun tangan menggalang dan memimpin aksi ini.
Nah, siapa saja yang harus terlibat? Ternyata, hampir semua elemen negara ia sasar. Mulai dari anak sekolah yang diajak gotong royong, hingga aparat militer dan kepolisian.
"Kalau ratusan ribuan itu cepat. Modalnya apa? Modalnya gerobak-gerobak, truk-truk, sampah, dan sebagainya," pungkasnya dengan logika yang gamblang.
Instruksinya kepada para Dandim terasa sangat langsung. Ia memerintahkan mereka untuk mengerahkan anak buahnya melakukan kerja bakti atau 'korve' secara rutin.
"Apa salahnya, kalau bupati dan gubernur tidak bisa saya perintah, Dandim, Dandim, saya perintahkan kau, gerakan anak buahmu, korve, tiap hari atau tiap berapa hari. Korve, korve, korve," ujar Prabowo.
Artikel Terkait
Promotor Senior Diduga Gelap Rp10 Miliar Dana Konser BTS
Pemerintah Buka 1.500 Kursi Vokasi Pertanian, 70% Prioritas Anak Petani
KPK Periksa Camat dan Dua Kepala Desa Terkait Kasus Bupati Pati
Pansel Segera Dibentuk, Pemerintah Buka Peluang untuk Pimpinan Baru OJK