Kalau bicara soal destinasi favorit di Asia Tenggara, Thailand hampir selalu masuk daftar teratas. Pantai-pantainya memukau, kulinernya menggoda, dan budayanya punya daya tarik tersendiri. Tapi, ada lebih banyak hal di balik pesona wisata itu. Negeri Gajah Putih ini menyimpan sejumlah fakta unik yang mungkin belum semua orang tahu.
Baru-baru ini, misalnya, nama resmi negara itu dalam bahasa Indonesia berubah menjadi 'Tailan'. Perubahan ejaan ini cukup menarik perhatian. Namun begitu, keunikan Thailand tentu jauh lebih dalam dari sekadar soal penulisan namanya.
Berdasarkan catatan dari Rustic Pathways, berikut beberapa hal yang membuat Thailand begitu istimewa.
1. Negeri Seribu Senyum, Bukan Cuma Istilah
Julukan "Land of Smiles" melekat kuat pada Thailand. Dan ini bukan klaim kosong. Keramahan orang Thailand nyata, sering diungkapkan dengan senyuman yang hangat.
Dalam budaya mereka, senyum itu kompleks. Ia bukan cuma tanda suka cita, tapi juga alat komunikasi halus. Konon ada belasan jenis senyuman untuk menyapa, untuk bersikap sopan, bahkan untuk menyembunyikan rasa tidak suka. Makanya, banyak wisatawan merasa betah. Sambutannya terasa tulus.
2. Gajah: Simbol yang Penuh Cerita
Gajah adalah jantung dari identitas Thailand. Hewan nasional ini punya peran besar, merasuk dalam sejarah, seni, bahkan pernah menghiasi bendera nasional.
Gajah putih khususnya dianggap sakral, melambangkan kekuatan kerajaan. Di Thailand Utara, banyak pusat konservasi yang memungkinkan kita berinteraksi secara etis dengan satwa megah ini.
Namun, kisahnya pilu. Di awal 1900-an, populasi gajah bisa mencapai 400 ribu. Eksploitasi hutan untuk kayu merusak segalanya. Ironisnya, gajah-gajah itu sendiri dipaksa menarik kayu yang menghancurkan rumah mereka. Jumlahnya pun merosot tajam, tersisa kurang dari 7.000 ekor.
Nasib mulai berubah setelah 1989, ketika pemerintah melarang penebangan kayu. Berbagai suaka dan lembaga nirlaba kini berjuang keras untuk melindungi populasi yang tersisa.
Artikel Terkait
Impor Indonesia Tembus USD241,86 Miliar di 2025, Barang Modal Jadi Penyumbang Utama
Prabowo Garap Reformasi OJK Usai Tiga Puncak Mundur
Secondhand Serenade Gelar Konser Simfoni Patah Hati di Indonesia
Konsumsi Listrik Tembus 317 TWh, Sektor Rumah Tangga Jadi Penyumbang Terbesar