Spekulasi soal intervensi AS untuk mengerek nilai yen akhirnya dibantah keras. Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, dengan tegas menyangkal rencana Washington menjual dolar untuk membeli mata uang Jepang itu.
“Sama sekali tidak,” ujar Bessent, menanggapi pertanyaan wartawan mengenai kemungkinan langkah tersebut. Jawabannya singkat dan jelas, tak banyak basa-basi.
Ia kemudian menambahkan, “Kami tidak mau banyak berkomentar selain bahwa kami menjalankan kebijakan dolar yang kuat.” Pernyataan itu sekaligus menegaskan posisi pemerintahnya, mencoba meredam segala bentuk desas-desus yang telah beredar luas di sejumlah media.
Menurut laporan Jiji Press, Kamis lalu, isu intervensi terkoordinasi antara Jepang dan AS ini memang sudah mengemuka sejak akhir pekan sebelumnya. Imbasnya, yen pun mulai menunjukkan penguatan terhadap dolar di pasar valuta asing.
Artikel Terkait
China Eksekusi 11 Pelaku Sindikat Penipuan Online Bermarkas di Myanmar
Hujan Deras Guyur Jakarta, 52 RT dan 17 Ruas Jalan Terendam Banjir
Doktif Minta KY Awasi Sidang Praperadilan Richard Lee
Luhut dan Airlangga Pacu GovTech, Wajah Birokrasi dan Perdagangan Global Bakal Berubah