Anggota DPR Desak Pemerintah Siagakan Diri Hadapi Ancaman Virus Nipah

- Rabu, 28 Januari 2026 | 18:00 WIB
Anggota DPR Desak Pemerintah Siagakan Diri Hadapi Ancaman Virus Nipah

Langkah ketiga berkaitan dengan koordinasi. Menurutnya, Kemenkes tidak bisa bekerja sendirian. Perlu melibatkan Kementerian Perhubungan, Karantina Kesehatan, hingga pemerintah daerah. Terutama daerah yang punya interaksi tinggi dengan satwa liar, seperti kelelawar buah yang diketahui sebagai inang alami virus Nipah.

Di sisi lain, respons negara tetangga sudah mulai terlihat. Thailand dan Nepal, misalnya, telah memberlakukan skrining kesehatan di bandara dan perbatasan internasional mereka. Kemunculan virus ini bahkan memicu kepanikan di China, yang sedang bersiap menyambut perayaan Imlek 2026.

Nurhadi juga menyinggung soal komunikasi publik. Ini poin keempat yang ia soroti. Pemerintah perlu menyampaikan informasi yang benar dan terukur. Tujuannya jelas: meningkatkan kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.

Sedikit gambaran dari lapangan, dua kasus awal di India menimpa seorang perawat laki-laki dan perempuan di sebuah rumah sakit swasta. Investigasi awal menduga mereka tertular saat menangani pasien dengan gangguan pernapasan berat. Nah, yang memperparah situasi, pasien tersebut meninggal dunia sebelum hasil tes laboratorium untuk virus Nipah keluar.

Kejadian ini memaksa otoritas India bertindak cepat. Mereka langsung memberlakukan karantina, pengawasan darurat, dan pelacakan kontak ketat di wilayah-wilayah yang terdampak. Langkah yang memang harus diambil untuk mencegah penyebaran lebih luas.


Halaman:

Komentar