Kasus infeksi virus Nipah yang muncul di India membuat sejumlah pihak di dalam negeri waspada. Anggota Komisi IX DPR, Nurhadi, mendesak pemerintah untuk segera bertindak. Ia menekankan, virus ini punya tingkat fatalitas yang tinggi. Jadi, jangan sampai kita lengah.
Menurut laporan, kasus pertama di India terkonfirmasi di Bengal Barat pada 13 Januari lalu. Namun begitu, kabar yang beredar menyebut jumlah pasien sudah mencapai lima orang. Bahkan, sekitar 100 orang lainnya sudah dikarantina. Situasi ini tentu mengkhawatirkan.
Nurhadi menyampaikan kekhawatirannya lewat keterangan tertulis, Rabu (28/1/2026).
Ia pun mengusulkan sejumlah langkah konkret. Pertama, penguatan sistem deteksi dini di pintu-pintu masuk negara. Screening kesehatan bagi pelaku perjalanan dari wilayah berisiko harus diperketat. Jangan lupa, prosedur karantina juga harus siap dijalankan kapan saja.
Kedua, soal kesiapan fasilitas kesehatan. Mulai dari rumah sakit rujukan, tenaga medis, hingga ketersediaan APD. Nurhadi mewanti-wanti, jangan sampai kita gagap lagi seperti di awal pandemi Covid-19 dulu. Pengalaman itu harus jadi pelajaran berharga.
Artikel Terkait
Atalia Soroti Tren Penurunan Pernikahan: Ketahanan Keluarga Harus Jadi Fokus
BRI Pacu Program Rumah Subsidi, Salurkan Rp16 Triliun untuk Lebih dari 118 Ribu Debitur
Purbaya Guncang Kemenkeu: 36 Pejabat Baru Diharap Dorong Indonesia Naik Kelas
Imlek dan Ramadan Berpadu, Lapangan Banteng Jadi Panggung Kerukunan 2026