Operasi penyisiran sendiri tak mudah. Tim harus menggunakan perahu karet, menyusuri area kejadian hingga ke wilayah Banjir Kanal Barat. Mereka menempuh jarak kurang lebih 12 kilometer di aliran sungai yang berbahaya.
Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, saat kejadian Ega tidak sendirian. Dia berenang bersama enam orang lainnya. Sayangnya, kondisi sungai sedang tak bersahabat.
Debit air tinggi. Arusnya pun deras dan ganas. Kombinasi mematikan itulah yang diduga kuat menyapu tubuh Ega, menyeretnya jauh dari teman-temannya, sebelum akhirnya tenggelam. Sebuah kegiatan rekreasi berakhir tragis di sungai yang kerap menunjukkan sisi garangnya.
Artikel Terkait
KLH Tuntut Enam Perusahaan Rp4,9 Triliun, Dituding Perparah Bencana di Sumatra
Bukan Laba, Ini Alasan di Balik Margin 7 Persen BULOG
BTN Pacu Laba 22 Persen, Siapkan Investasi Triliunan untuk 2026
Manajer Lula Lahfah Penuhi Panggilan Polisi, Pemeriksaan Berlangsung Hampir Seharian