Sriwijaya Capital Suntik Rp 300 Miliar ke SESNA untuk Proyek Raksasa di Sulawesi

- Senin, 26 Januari 2026 | 12:00 WIB
Sriwijaya Capital Suntik Rp 300 Miliar ke SESNA untuk Proyek Raksasa di Sulawesi

Langkah besar diambil Sriwijaya Capital. Perusahaan private equity itu baru saja menggelontorkan dana segar hingga 20 juta dolar AS ke PT Sumber Energi Surya Nusantara, atau SESNA. Ini bukan investasi sembarangan. SESNA sendiri dikenal sebagai pengembang energi surya yang punya sejumlah proyek PLTS tersebar di berbagai penjuru Indonesia.

Lewat langkah ini, Sriwijaya Capital resmi masuk ke arena energi terbarukan. Pilihan ini tentu punya timing yang tepat. Di sisi lain, pemerintah Indonesia memang sedang gencar mendorong transisi energi, berusaha mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang selama ini jadi andalan.

Founder dan Chairman Sriwijaya Capital, Arsjad Rasjid, menyatakan optimisme yang tinggi.

"Kami melihat peluang sangat besar untuk mendukung platform energi terbarukan yang berada di garis depan transisi energi Indonesia," ujarnya, Senin (26/1/2025).

Bagi mereka, SESNA bukanlah pemain baru. Perusahaan ini dinilai punya rekam jejak eksekusi yang solid. Keyakinan itu juga didasari pada potensi besar dekarbonisasi di kawasan Asia Tenggara yang masih terbuka lebar. Investasi ini diharapkan tak cuma mendongkrak pertumbuhan SESNA, tapi juga sejalan dengan target jangka panjang Indonesia membangun industri yang kompetitif dan berkelanjutan.

"Kami bermitra dengan perusahaan berpotensi menjadi pemimpin di industrinya," tutur Hartanto Tjitra, Chief Executive Officer Sriwijaya Capital.

Menurut Hartanto, kemampuan teknis dan disiplin komersial SESNA dalam menjalankan proyek-proyeknya adalah aset berharga. Sriwijaya Capital berkomitmen untuk bekerja sama dengan Rico dan tim guna meningkatkan nilai perusahaan, memperluas skala operasi, serta jangkauan bisnisnya.


Halaman:

Komentar