Australia mungkin populasinya tak terlalu padat, tapi wilayahnya amat luas dan terpencar. Makanya, mereka punya jaringan 2.257 bandara. Transportasi udara bukan sekadar kemewahan, melainkan kebutuhan pokok untuk menyatukan kota-kota di pesisir dengan komunitas di pedalaman.
4. Meksiko: 1.580 Bandara
Turun sedikit angkanya, Meksiko menempati urutan keempat. Negaranya punya kombinasi yang menarik: bandara internasional yang sibuk, bandara regional untuk penerbangan domestik, plus lapangan udara yang mendukung industri dan pariwisata di berbagai penjuru.
5. Kanada: 1.459 Bandara
Mirip dengan Australia, Kanada menutup lima besar dengan 1.459 bandara. Alasannya klasik: jarak yang amat jauh, cuaca ekstrem, dan banyaknya permukiman terisolir. Di sana, pesawat adalah urat nadi untuk logistik, penumpang, dan tentu saja layanan darurat ketika musim dingin menerpa.
Jadi, itu dia daftarnya. Menarik, ya? Ternyata, jumlah bandara sebuah negara lebih banyak bicara tentang geografi dan kebutuhan logistiknya, ketimbang sekadar kemewahan semata.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas