Perusahaan punya penjelasan sendiri soal ini.
“Komite Perencanaan Suksesi fokus mempersiapkan CEO baru agar sukses jangka panjang. Caranya, antara lain, dengan memastikan dia dikelilingi tim eksekutif senior yang solid dan bisa diajak kerja sama memimpin perusahaan,” begitu bunyi pernyataan resmi Disney dalam dokumen proksinya.
James Gorman, Ketua Dewan Disney, juga menegaskan hal serupa dalam suratnya untuk pemegang saham. Ia bilang, perencanaan suksesi adalah prioritas utama. Dan mereka memperkirakan akan mengumumkan nama CEO baru itu tepat pada awal 2026.
Prosesnya sudah berjalan. Menurut dokumen yang sama, komite suksesi dewan direksi sudah rapat lima kali sepanjang tahun fiskal 2025. Iger sendiri sesekali dimintai pendapat. Dalam diskusi-diskusi itu, dewan mengevaluasi kandidat-kandidat potensial dan menyusun rencana pengembangan untuk mereka. Iger disebut-sebut telah membimbing calon dari dalam perusahaan.
Tak cuma itu, dewan direksi Disney juga dikabarkan sedang menyiapkan skema kompensasi khusus yang terkait dengan proses suksesi ini. Tujuannya sederhana: mendorong terciptanya nilai jangka panjang untuk para pemegang saham.
Jadi, sementara paket gaji Iger membumbung tinggi, roda untuk mencari penerusnya justru berputar semakin kencang. Transisi kekuasaan di kerajaan hiburan terbesar dunia itu rupanya sudah di depan mata.
Artikel Terkait
DPR Terima Tiga Surat Presiden Prabowo Soal RUU dan Kerja Sama Kanada
DPR Sahkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK 2026-2031
Prabowo Perketat Pengawasan BUMN dan Danantara dengan Utusan Khusus
AS Tolak Pengawalan Militer di Selat Hormuz, 10.000 Awak Kapal Terjebak