Di tengah hiruk-pikuk perayaan HUT ke-1 Danantara, Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri memimpin rapat terbatas. Agenda utamanya? Membahas situasi ekonomi global yang lagi panas-panasnya, terutama imbas dari konflik di Timur Tengah yang bisa menggoyang perekonomian kita.
Rapat itu digelar Rabu (11/3) di Wisma Danantara, Jakarta Selatan. Nggak main-main, yang hadir pun para petinggi. Mulai dari Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan, sejumlah anggota DEN, sampai sejumlah menteri seperti Mensesneg Prasetyo Hadi, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Investasi sekaligus Hilirisasi, Rosan Roeslani.
Nah, dari pembahasan panjang itu, ada satu poin penting yang langsung dirilis. Pemerintah memastikan stok BBM dan gas nasional masih aman untuk saat ini. Tapi, ya, situasinya tetap diawasi ketat.
Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya Kamis (12/3/2026), langkah mitigasi sedang disiapkan. Tujuannya jelas: menjaga APBN agar nggak kena imbas berlebihan dari gejolak harga energi dunia.
Artikel Terkait
Pemerintah Terbitkan Pedoman AI di Pendidikan, Utamakan Kesiapan Anak
Raden Rakha Ungkap Pengalaman Dua Tahun Mondok Sebelum Terjun ke Dunia Akting
Panglima TNI Aktifkan Kembali Jabatan Kaster, Letjen Bambang Trisnohadi Ditunjuk
Rumania Izinkan AS Gunakan Pangkalan Udara untuk Dukung Operasi di Konflik dengan Iran