Gangguan internet melanda banyak pengguna Telkomsel dan Indihome pagi ini, Kamis (22/1). Dari sekadar kirim pesan sampai streaming video, akses internet terputus begitu saja. Bikin frustrasi, tentu saja.
Di platform X, tagar terkait kedua provider itu langsung naik daun. Ribuan cuitan membanjiri linimasa, berisi keluhan dan pertanyaan yang nyaris sama: internetnya kenapa, sih?
Laporannya datang dari mana-mana. Malang, Cirebon, Tangerang, Jakarta seakan-akan masalah ini terjadi secara serentak di berbagai kota. Suasana heboh di dunia maya ini ternyata punya pemicu yang terukur.
Menurut pantauan di Downdetector, laporan gangguan Indihome mulai berdatangan sekitar pukul 10.35 WIB. Puncaknya terjadi hampir satu setengah jam kemudian, tepatnya pukul 11.52 WIB, dengan total laporan nyaris mencapai angka 5.000. Angka yang cukup signifikan untuk menggambarkan betapa luasnya dampak gangguan ini.
Di sisi lain, PT Telkom Indonesia akhirnya angkat bicara. Perusahaan mengakui memang terjadi penurunan kualitas layanan yang berdampak pada sebagian pelanggannya secara nasional. Gangguan ini tak hanya soal koneksi biasa, tapi juga memengaruhi akses ke berbagai aplikasi digital dan platform OTT.
Andri Herawan Sasoko, VP Corporate Communication Telkom, menjelaskan bahwa seluruh sumber daya teknis sudah dikerahkan.
"TelkomGroup menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Kami memastikan penanganan gangguan layanan ini dilakukan dengan prioritas tertinggi melalui koordinasi intensif bersama Telkomsel," ujarnya.
Upaya yang dilakukan mencakup isolasi titik gangguan, optimalisasi jaringan, dan tentu saja percepatan pemulihan. Tujuannya satu: mengembalikan layanan ke kondisi normal secepat mungkin.
Andri menambahkan, proses teknis ini dilakukan secara terukur. Informasi terbaru akan terus di-update lewat kanal resmi seiring perkembangan di lapangan.
"Seluruh upaya teknis terus dilakukan secara terukur untuk mempercepat pemulihan layanan serta meminimalkan dampak yang dirasakan pelanggan," katanya menegaskan.
Nah, sekarang tinggal menunggu hasilnya. Para pelanggan yang terdampak pasti berharap koneksinya segera pulih, tanpa ada gangguan berulang di kemudian hari.
Artikel Terkait
Kemensos Percepat Digitalisasi Bansos, Bentuk Tim Lintas Sektor demi Tepat Sasaran
Unhas Kukuhkan Kembali Prof. Jamaluddin Jompa sebagai Rektor Periode 2026-2030
Superbank Gelar RUPST Perdana Pasca-IPO, Catat Laba Sebelum Pajak Rp143,3 Miliar di 2025
Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Kulon Progo Rampung Juni 2026, Tampung 1.080 Siswa