Tiga orang tewas dalam kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor di Jalan Raya Wuryantoro-Eromoko, tepatnya di Dusun Sumberejo Kulon, Desa Sumberejo, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri. Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 16.30 WIB dan mengakibatkan satu korban lainnya mengalami luka berat.
Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mengungkapkan bahwa kecelakaan melibatkan motor Yamaha Vixion yang dikendarai PS (32), warga Kecamatan Manyaran, Wonogiri, dengan Yamaha Aerox yang dikendarai AF (31), warga Sukoharjo. Motor Aerox saat itu membawa dua penumpang, yakni ES (8) dan LS (32).
Berdasarkan keterangan kepolisian, kronologi kecelakaan bermula saat motor Aerox melaju dari arah Eromoko menuju Wuryantoro. Dari arah berlawanan, motor Vixion melaju dengan kecepatan tinggi dan diduga terlalu ke kanan hingga mengambil jalur lawan.
“Diduga pengendara Yamaha Vixion berjalan terlalu ke kanan dengan kecepatan tinggi. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari sehingga terjadi benturan keras di bagian depan kedua kendaraan,” kata Anom dalam siaran pers yang diterima, Jumat (12/6/2026).
Benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan kedua motor. Namun, dampak paling fatal dialami oleh tiga orang yang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian maupun dalam perjalanan menuju rumah sakit.
“Akibat kejadian tersebut, pengendara Yamaha Vixion berinisial PS warga Kecamatan Manyaran mengalami luka berat pada bagian kepala dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Wonogiri,” jelas Anom.
Sementara itu, satu korban luka berat masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Artikel Terkait
PDIP Khawatirkan Munculnya Tuntutan Reformasi Jilid II Akibat Revisi UU Polri
Mantan Pengurus Perbakin Surabaya Diduga Lecehkan Atlet Remaja 15 Tahun hingga Enam Kali
Pemerintah Dorong Harga Cabai di Tingkat Petani Kembali ke Level Wajar
Praz Teguh Diperiksa Tiga Jam sebagai Saksi Kasus Penipuan Umrah Hanania Group, Bantah Terima Endorsement