Tony Ho Soroti Tantangan Berat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

- Kamis, 22 Januari 2026 | 04:35 WIB
Tony Ho Soroti Tantangan Berat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Prediksi untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 mulai bermunculan, dan kabarnya tak terlalu menggembirakan. Pengamat sepak bola Tony Ho justru menyoroti tantangan berat yang menanti skuad Garuda, terutama saat berhadapan dengan Vietnam. Menurutnya, Indonesia tergabung dalam grup yang sulit.

“Indonesia berada di grup yang sulit pada edisi kali ini. Vietnam adalah lawan yang sangat tangguh,” ujar Tony Ho.

Ia melanjutkan dengan nada pesimistis. Sejak Shin Tae-yong hengkang dari kursi pelatih, kata Tony, tim merah putih seperti kehilangan arah. Mereka kesulitan mengalahkan Vietnam, rival tradisional di kawasan ASEAN itu.

“Sejak Shin Tae-yong pergi, Timnas Indonesia kembali ke kondisi semula. Jelas bahwa Timnas Indonesia telah kehilangan identitasnya,” tegasnya.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Performa tim memang terlihat berbeda. Di Grup A nanti, selain Vietnam, Indonesia juga akan berjibaku melawan Singapura, Kamboja, serta pemenang playoff Brunei Darussalam melawan Timor Leste. Tapi Vietnam-lah yang jadi momok.

Tony Ho bahkan meragukan kemampuan Indonesia melawan Thailand sekalipun. Dua raksasa itu, Vietnam dan Thailand, dipandangnya masih terlalu kuat untuk skuad Garuda yang sedang mencari bentuk.

Lalu, bagaimana dengan peluang juara? Meski kerap dijagokan karena kualitas pemain, fakta sejarah berbicara lain. Timnas Indonesia ternyata belum sekalipun menjuarai turnamen bergengsi antar negara ASEAN ini.

“Meski hanya turnamen tingkat ASEAN, AFF Cup memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi. Yang mengejutkan, Timnas Indonesia yang dianggap sebagai salah satu kekuatan kawasan, belum pernah menjadi juara,” ujar Tony Ho.

Piala AFF 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung cukup panjang, dari 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Formatnya masih round robin, di mana setiap tim bakal main empat laga di fase grup: dua di kandang sendiri, dua lainnya di tanah lawan.

Jalan menuju titel memang terlihat berliku. Tanpa identitas permainan yang jelas pasca-era Shin Tae-yong, perjuangan Skuad Garuda diprediksi akan sangat sulit. Mereka butuh lebih dari sekadar nama besar untuk bisa berbicara di tingkat regional.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini