Rencana pemerintah untuk membentuk BUMN tekstil lewat Daya Anagata Nusantara (Danantara) mulai mendapat respons. Kali ini, sambutan positif datang dari para pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia, atau APSyFI.
Menurut Ketua Umum APSyFI, Redma Gita Wirawasta, langkah ini bisa jadi angin segar bagi industri tekstil dalam negeri. Ia melihatnya sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah untuk memperbaiki kinerja sektor TPT.
Ia menambahkan, kehadiran korporasi pelat merah tak perlu dilihat sebagai ancaman. Justru sebaliknya. Menurutnya, ini malah membuka peluang konsolidasi yang sehat antara BUMN dan industri swasta yang sudah lebih dulu berdiri.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Terkait Dugaan Suap Proyek
AS Gunakan Rudal PrSM untuk Pertama Kali dalam Serangan ke Iran
Tiga Calon Debutan Bersaing Ketat di Skuad Sementara Timnas Indonesia
Iran Bantah Klaim Trump, Tegaskan Mereka yang Tentukan Akhir Perang