Rencana pemerintah untuk membentuk BUMN tekstil lewat Daya Anagata Nusantara (Danantara) mulai mendapat respons. Kali ini, sambutan positif datang dari para pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia, atau APSyFI.
Menurut Ketua Umum APSyFI, Redma Gita Wirawasta, langkah ini bisa jadi angin segar bagi industri tekstil dalam negeri. Ia melihatnya sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah untuk memperbaiki kinerja sektor TPT.
Ia menambahkan, kehadiran korporasi pelat merah tak perlu dilihat sebagai ancaman. Justru sebaliknya. Menurutnya, ini malah membuka peluang konsolidasi yang sehat antara BUMN dan industri swasta yang sudah lebih dulu berdiri.
Artikel Terkait
Zurich Indonesia Jaga RBC 300%, Jauh di Atas Batas Minimal OJK
Kuota Mudik Gratis DKI Jakarta Bertambah Jadi 30.774 Orang
DPRD DKI Dorong Perda Pembangunan Keluarga Tangguh Antisipasi Dampak Perceraian
KPK Tangkap Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Terkait Dugaan Suap Proyek