Donald Trump lagi-lagi tak bisa menyembunyikan rasa tak sukanya. Kali ini, sang mantan Presiden AS itu menyoroti pengangkatan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru. Menurut Trump, keputusan ini adalah sebuah "kesalahan besar".
Ia menyampaikan hal itu dalam wawancara dengan NBC News.
"Saya rasa mereka telah melakukan kesalahan besar," ujar Trump, seperti dilaporkan Anadolu Agency, Selasa lalu.
Trump terlihat masih belum percaya. "Saya tidak tahu apakah ini akan bertahan lama. Saya pikir mereka telah melakukan kesalahan," tambahnya, dengan nada yang cukup tegas.
Sebenarnya, ini bukan kali pertama ia mengkritik. Sebelumnya, dalam percakapan dengan New York Post, Trump sudah mengaku "tidak senang" dengan penunjukan putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei itu.
Bahkan, ia seolah menuntut legitimasi dari pihaknya sendiri.
"Dia harus mendapatkan persetujuan dari kita," kata Trump lagi, merujuk pada pemimpin baru Iran itu.
Di sisi lain, otoritas Iran sendiri sudah resmi mengumumkan pengangkatan itu pada Minggu (8/3) waktu setempat. Mojtaba yang berusia 56 tahun itu dipilih untuk menggantikan ayahnya, yang tewas dalam serangan gabungan AS-Israel akhir Februari lalu. Transisi kekuasaan di Teheran pun akhirnya menemukan bentuknya.
Artikel Terkait
Wakil Ketua MPR Dorong Kolaborasi Perkuat Kepercayaan Publik pada Vaksinasi Anak
Penjual Baju Keliling di Sleman Cedera Kaki Akhirnya Berangkat Haji Setelah 15 Tahun Menabung
Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno Beri Beasiswa S2 untuk Mahasiswa NTT Ber-IPK 4,00 dari Keluarga Buruh Pelabuhan
Netanyahu Buka Suara soal Operasi Kanker Prostat, Klaim Kondisinya Baik