Wakil Ketua MPR Dorong Kolaborasi Perkuat Kepercayaan Publik pada Vaksinasi Anak

- Jumat, 24 April 2026 | 22:20 WIB
Wakil Ketua MPR Dorong Kolaborasi Perkuat Kepercayaan Publik pada Vaksinasi Anak

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, punya pandangan soal vaksinasi. Menurut dia, kolaborasi yang solid antara pemerintah, tenaga kesehatan, masyarakat, dan media itu penting banget. Tujuannya? Ya, untuk menaikkan kepercayaan publik terhadap vaksinasi dasar bagi anak-anak kita.

“Vaksinasi dasar merupakan fondasi bagi tumbuh kembang setiap anak yang merupakan penentu arah masa depan bangsa,” ujar Lestari dalam pernyataannya, Jumat (24/4/2026).

Ia menambahkan, upaya meningkatkan kepercayaan ini harus dilakukan secara konsisten. Nggak bisa setengah-setengah.

Nah, bicara soal angka, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) punya data yang cukup mencengangkan. Hingga April 2026, diperkirakan lebih dari 2 juta anak di Indonesia belum mendapatkan imunisasi dasar alias zero dose. Angka yang bikin kita semua mungkin perlu merenung sejenak.

Kondisi ini, menurut para ahli, bikin Indonesia rentan terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB). Satu kasus saja, dalam situasi tertentu, bisa memicu penyebaran yang luas. Apalagi di komunitas yang sama sekali tidak terlindungi. Seram juga kalau dipikir-pikir.

Di sisi lain, Lestari mengakui ada masalah lain yang nggak kalah pelik. Maraknya misinformasi soal keamanan vaksin, soal kehalalannya membuat masyarakat ragu. Padahal, program imunisasi pemerintah sudah dirancang sedemikian rupa.

“Bahwa upaya membangun jaringan komunikasi hingga akar rumput sangat penting agar masyarakat memahami pentingnya vaksinasi dasar bagi tumbuh kembang anak mereka di masa depan,” jelasnya.

Menurut Lestari, nggak cuma soal pemahaman. Perluasan cakupan pelayanan imunisasi juga harus berjalan beriringan. Jangan sampai masyarakat yang sudah paham malah kesulitan mengakses vaksin. Repot jadinya.

“Berharap dengan kolaborasi yang kuat semua pihak, cakupan imunisasi di Indonesia dapat terus meningkat. Sehingga terbangun kekebalan kelompok yang kuat sebagai fondasi mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berdaya saing di masa depan,” pungkasnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar