IPCC Bagikan Dividen Rp205,21 Miliar untuk Tahun Buku 2025, Naik 26 Persen

- Kamis, 11 Juni 2026 | 07:40 WIB
IPCC Bagikan Dividen Rp205,21 Miliar untuk Tahun Buku 2025, Naik 26 Persen

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) memutuskan untuk membagikan total dividen sebesar Rp205,21 miliar kepada para pemegang sahamnya untuk tahun buku 2025. Nilai tersebut setara dengan Rp112,85 per lembar saham, sebuah angka yang mencerminkan peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya.

Perusahaan yang berada di bawah naungan Pelindo Group ini kembali mempertahankan rasio pembayaran dividen atau payout ratio di kisaran 80 persen. Dengan lonjakan laba bersih yang tercatat pada tahun lalu, nominal dividen yang dibagikan pun naik 26 persen dibandingkan tahun buku 2024 yang hanya sebesar Rp86,81 per saham.

Direktur Utama IPCC, Sugeng Mulyadi, mengungkapkan bahwa perseroan telah lebih dulu membayarkan dividen interim sebesar Rp47,57 miliar atau Rp26,16 per saham pada awal Januari 2026. Sisa pembayaran akan dilakukan dalam bentuk dividen final.

“Sisa dividen final yang akan didistribusikan sebesar Rp157,6 miliar atau Rp86,69 per saham,” ujar Sugeng dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).

Keputusan membagikan dividen dalam jumlah besar ini, menurut Sugeng, didukung oleh kondisi keuangan dan likuiditas perusahaan yang solid. Hingga akhir tahun 2025, posisi kas dan setara kas IPCC tercatat mencapai Rp1,08 triliun, sementara perusahaan tidak memiliki utang berbunga sama sekali.

Di sisi lain, langkah ini juga merupakan bentuk apresiasi kepada pemegang saham, termasuk investor publik yang telah memberikan kepercayaan kepada IPCC. Sugeng menegaskan bahwa pembagian dividen tunai ini mencerminkan kinerja perseroan yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen menjaga pertumbuhan yang sehat melalui penguatan operasional, pengembangan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan industri, serta penerapan prinsip keberlanjutan yang memastikan perseroan tetap mampu memberikan manfaat bagi pemegang saham, pelanggan, dan seluruh pemangku kepentingan di masa mendatang,” kata Sugeng.

Sementara itu, Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko IPCC, Wing Megantoro, menyampaikan bahwa kebijakan dividen yang ditetapkan merupakan hasil dari pengelolaan keuangan yang hati-hati dan berorientasi pada keberlanjutan usaha. Menurutnya, pembagian dividen ini mencerminkan keseimbangan antara pemberian imbal hasil yang optimal kepada pemegang saham dan upaya menjaga kapasitas pertumbuhan perseroan ke depan.

“Kinerja yang kami raih tidak hanya didukung oleh penguatan fundamental keuangan, tetapi juga oleh keberhasilan transformasi operasional, pengelolaan risiko yang terintegrasi, serta peningkatan kapabilitas sumber daya manusia yang menjadi fondasi keberlanjutan bisnis IPCC,” ujar Wing.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar