KPK Tangkap Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Terkait Dugaan Suap Proyek

- Selasa, 10 Maret 2026 | 12:30 WIB
KPK Tangkap Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Terkait Dugaan Suap Proyek

Operasi tangkap tangan KPK di Bengkulu berlangsung Senin malam lalu. Bukan cuma satu atau dua orang yang diamankan, tapi total 13 orang. Namun, dari jumlah itu, sembilan di antaranya akhirnya dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Di antara mereka yang diboyong ke Gedung Merah Putih KPK, Selasa pagi, ada nama-nama penting. Yaitu Bupati Rejang Lebong, M Fikri Thobari, dan sang Wakil Bupati, Hendri Praja. Tiga orang lainnya berasal dari jajaran ASN setempat. Sisanya, empat orang, merupakan pihak swasta.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan situasinya di kantornya.

"Iya, ini terkait proyek-proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong. Nanti kami akan update, proyek dinas apa, nilainya berapa, akan kami sampaikan lengkap di konpers," ucap Budi.

Dia menegaskan, pasangan bupati dan wabup itu diringkus karena dugaan suap. Meski begitu, detail konstruksi kasusnya masih ditelusuri dan belum bisa diungkap ke publik. Intinya, kasus ini berhubungan dengan sejumlah pekerjaan di kabupaten tersebut.

Sebelum konfirmasi dari Budi, kabar penangkapan ini sebenarnya sudah beredar. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto pun membenarkannya.

"Benar, Bupati Rejang Lebong," kata Fitroh, mengkonfirmasi aksi Tim Kedeputian Penindakan KPK di Bengkulu.

Operasi senyap ini kembali menunjukkan bahwa KPK masih aktif bergerak. Menurut sejumlah saksi, suasana malam itu cukup mencekam saat tim bergerak. Sekali lagi, pemberantasan korupsi tak kenal waktu dan tempat.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar