Menteri Pertanian Amran bersikap tegas: Indonesia tidak akan impor beras. Pernyataan ini sekaligus peringatan keras bagi siapa saja yang berani melanggar aturan terkait. Alasannya sederhana, stok kita lagi kuat-kuatnya.
Bayangkan saja, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sempat memecahkan rekor di angka 4,2 juta ton pada Juni tahun lalu. Meski sekarang agak turun, posisinya masih sangat sehat di kisaran 3,2 juta ton. Jadi, klaim soal stok yang melimpah itu punya dasar yang cukup kuat.
“Tidak boleh impor beras, kita sudah swasembada. Stok kita melimpah,” tegas Amran dalam keterangan tertulis, Selasa (20/1/2025).
Dia melanjutkan dengan nada prihatin, “Jangan mempermainkan nasib rakyat, itu ada petani padi 115 juta orang. Masa tega menzalimi orang kecil.”
Di sisi lain, produksi padi nasional memang menunjukkan tren yang menggembirakan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) dari amatan November 2025 memprediksi produksi beras tahun ini bakal mencapai 34,71 juta ton. Angka itu naik signifikan, sekitar 13,36 persen, dibandingkan periode yang sama di 2024.
Pencapaian swasembada ini bukan omong kosong. Presiden Prabowo Subianto sendiri yang mengumumkannya awal Januari lalu di Karawang, Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang sudah bekerja keras menjaga kedaulatan pangan.
Artikel Terkait
Negosiasi Konser BTS di JIS Masuk Tahap Mendalam, Kepastian April 2026
PNM Gelar Program Ramadan Madani untuk Tebar Santunan dan Edukasi Anak
Menkeu Siapkan Injeksi Likuiditas Rp100 Triliun dengan Skema Fleksibel
DAMRI Resmi Buka Rute Langsung Jakarta-Bali, Tiket Mulai Rp590 Ribu