Anggaran sebesar Rp 1,6 triliun. Itulah nilai yang disiapkan Kementerian Agama tahun ini untuk program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), khususnya bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). Angka yang fantastis ini tentu membawa harapan besar.
Sekjen Kemenag, Kamaruddin Amin, punya pesan khusus dalam penyalurannya. Dia mendorong agar PTKN tak hanya fokus ke mahasiswa lokal. “Perlu juga memikirkan beasiswa bagi mahasiswa asing, sekaligus memberi perhatian lebih pada warga di sekitar kampus,” ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan Kamaruddin dalam acara Koordinasi Program KIP-K di Jakarta, pertengahan Januari lalu. Forum yang dihadiri para pimpinan bidang kemahasiswaan PTKN se-Indonesia ini jadi momen penting untuk menyelaraskan visi.
Menurut Sekjen, memberikan beasiswa untuk pelajar internasional adalah langkah strategis. Dampaknya bisa sangat luas, baik bagi nama perguruan tinggi maupun Indonesia secara keseluruhan. Dia lalu memberi contoh nyata.
“Coba lihat, kenapa banyak orang Indonesia kuliah di Al Azhar? Salah satu sebabnya, di sana kuliah gratis berkat beasiswa, ditambah biaya hidup yang terjangkau,” jelas Kamaruddin, seperti dikutip pekan lalu.
Dia meyakini peluang Indonesia menjadi pusat pendidikan Islam dunia sangat terbuka lebar. Apalagi, berdasarkan penilaian seorang peneliti Inggris, baru ada tiga kampus yang benar-benar berpengaruh di dunia Islam: Al Azhar, Universitas Madinah, dan Universitas Internasional Iran. Ruang untuk masuk dalam daftar itu masih ada.
Di sisi lain, Kamaruddin juga menekankan peran sosial kampus. Civitas akademika PTKN diharapkan bisa lebih peka terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya.
“Mungkin di sekitar kampus banyak keluarga yang kesulitan secara ekonomi. Nah, PTKN harus hadir untuk memikirkan mereka. Salah satu caranya ya melalui beasiswa,” tegasnya.
Intinya, perguruan tinggi dituntut untuk memberikan dampak nyata. Terutama di tengah kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks dan beragam.
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Tegaskan Rotasi Pejabat Tak Sentuh Independensi BI
Arus Balik Jabodetabek Masih Padat Meski Libur Isra Mikraj Usai
Prabowo Perintahkan Evakuasi Cepat Usai Pesawat ATR 42-500 Ditemukan Jatuh
Prabowo Pimpin Rapat Penertiban Hutan dari London