Kekayaan para miliarder di seluruh dunia benar-benar melesat tahun ini, mencapai angka yang sulit dibayangkan. Rekor baru itu tercatat pada 2025, dan menurut laporan terbaru dari Oxfam, kebijakan Presiden AS Donald Trump punya andil besar di baliknya. Kebijakannya yang dianggap pro kaum ultra kaya disebut-sebut jadi salah satu pendorong utama.
Nah, datanya sendiri cukup mencengangkan. Total harta para ultra-kaya itu melonjak 16,2 persen, mencapai USD 18,3 triliun atau kalau dirupiahkan, sekitar Rp 309 ribu triliun. Angka fantastis ini diungkap Oxfam tepat sebelum Forum Ekonomi Dunia (WEF) digelar.
Oxfam tak ragu menyebutkan hubungannya. "Tindakan kepresidenan Trump termasuk dukungan terhadap deregulasi dan melemahkan perjanjian untuk meningkatkan pajak perusahaan telah menguntungkan orang-orang terkaya di seluruh dunia," begitu bunyi pernyataan mereka, seperti dilansir AFP Senin lalu.
Di sisi lain, fakta lain yang muncul dari laporan itu juga bikin geleng-geleng. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, jumlah miliarder dunia menembus angka 3.000 orang. Dan yang lebih mencolok lagi, kekayaan 12 orang teratas Elon Musk salah satunya ternyata sudah melebihi gabungan harta separuh populasi termiskin di bumi. Bayangkan saja.
Artikel Terkait
Purbaya Anggap Pertukaran Thomas Djiwandono ke BI Buka Peluang Baru
Bupati Pati Diamankan KPK dalam OTT Senyap di Jawa Tengah
Prabowo Tandatangani Kerja Sama Maritim dan Konservasi Gajah dalam Kunjungan ke Inggris
Di Sidang Korupsi Laptop, Nadiem Terharu Dijuluki Menteri Terbaik dan Terjujur