Denza B5 PHEV Siap Gempur Pasar Indonesia, Unit Sudah Pakai Bahasa Lokal

- Senin, 19 Januari 2026 | 11:36 WIB
Denza B5 PHEV Siap Gempur Pasar Indonesia, Unit Sudah Pakai Bahasa Lokal

Nah, yang menarik, keseriusan BYD ini bukan sekadar omong kosong. Unit yang dipamerkan di China sudah dalam konfigurasi setir kanan. Bahkan, sistem multimedia dan komputernya sudah berbahasa Indonesia. Detail kecil ini menunjukkan persiapan yang matang, seolah-olah mereka tinggal menunggu waktu yang pas untuk meluncurkannya.

Denza B5 sendiri adalah SUV off-road mewah bertenaga PHEV. Di balik kapnya, ada mesin bensin turbo 1.5 liter yang bekerja sama dengan dua motor listrik satu untuk roda depan, satu untuk belakang. Hasilnya? Tenaga gabungannya mencapai 425 kW, atau setara lebih dari 600 daya kuda. Torsi puncaknya bahkan menyentuh angka 760 Nm.

Dengan angka sebesar itu, mobil ini diklaim bisa melesat dari 0 ke 100 km/jam cuma dalam 4,8 detik. Hebatnya lagi, performa ganas ini didukung sistem penggerak empat roda (AWD) yang dirancang untuk segala medan, termasuk jalur-jalur terjal sekalipun.

Dari sisi bodi, Denza B5 dibangun di atas platform DMO (Dual-Mode Off-road) BYD. Platform ini unik karena memadukan struktur body-on-frame yang kokoh dengan sistem hybrid. Pendekatan ini membuatnya berbeda dari kebanyakan SUV listrik yang pakai rangka monokok. Hasilnya, kekuatan struktural untuk off-road tetap terjaga, tanpa mengorbankan efisiensi.

Untuk urusan baterai, Denza B5 mengandalkan paket BYD Blade berkapasitas 31,8 kWh. Dengan baterai ini, mobil bisa menempuh sekitar 90 km dalam mode listrik murni (standar WLTC), atau hampir 100 km sebelum mesin bensinnya hidup. Cukup untuk penggunaan harian di kota.

Dan tentu saja, fitur off-road-nya tak boleh dilewatkan. Mobil ini dilengkapi diferensial terkunci, yang memastikan distribusi tenaga tetap optimal di medan berat. Intinya, Denza B5 hadir bukan cuma sebagai kendaraan hijau yang efisien, tapi juga punya kapabilitas sejati untuk menjelajah.


Halaman:

Komentar