Lalu, dari mana saja asal kendaraan yang memadati jalan itu? Mayoritas, hampir 43 persen atau setara 67.437 kendaraan, datang dari arah Timur gabungan dari jalur Trans Jawa dan Bandung. Sementara dari arah Selatan atau Puncak, ada 45.110 kendaraan (28,7%), dan dari Barat (Merak) sebanyak 44.889 kendaraan (28,5%).
Kalau dirinci lebih jauh, arus dari Trans Jawa via GT Cikampek Utama tercatat 29.576 kendaraan naik 4,86% dari normal. Sedangkan dari Bandung lewat GT Kalihurip, jumlahnya lebih banyak lagi: 37.861 kendaraan, yang artinya melonjak 17,54%.
Jadi, total dari dua arah timur itu memang mendominasi.
Di sisi lain, arus dari Merak via GT Cikupa justru sedikit lebih rendah dari biasanya, turun 1,26% menjadi 44.889 kendaraan. Sementara dari arah Puncak melalui GT Ciawi, lalu lintas meningkat cukup tajam, 13,06%, dengan total 45.110 kendaraan.
Singkatnya, suasana mudik balik pasca-libur masih terasa. Jalanan menuju Jakarta dipenuhi kendaraan, dengan arus dari timur dan selatan menjadi penyumbang terbesar kemacetan di hari-hari ini.
Artikel Terkait
Seribu Magister Diterjunkan ke Kawasan Transmigrasi, Targetkan Kemajuan Berbasis Riset
Hamka Hamzah Berpesan untuk PSSI: Jangan Ulangi Kisah Pilu Shin Tae-yong untuk Herdman
Washington Paksa Netanyahu Mundur, Ambil Alih Kendali Gaza Sendiri
Cinta Tak Tergenang Banjir: Pengantin Digendong di Resepsi yang Banjir