Di ruang rapat Kantor Kementerian Dalam Negeri, Kamis lalu, suasana terasa berat. Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, menyampaikan kekhawatirannya. Pasca banjir dan longsor yang melanda Sumatera, pekerjaan rumah pemerintah ternyata tidak cuma soal rehabilitasi fisik. Ada ancaman lain yang mengintai: lonjakan angka kemiskinan.
Menurutnya, konsolidasi data yang akurat dan cepat adalah kunci sekarang. Tanpa itu, langkah penanganan bisa meleset. "Jumlah angka kemiskinan akan semakin meningkat," tegasnya.
Dia lalu memaparkan angka yang cukup menggelisahkan. Prediksinya, bencana di Sumatera itu bisa menyumbang kenaikan angka kemiskinan nasional sebesar 0,49 persen. Bahkan, untuk kemiskinan ekstrem, angkanya diprediksi naik 0,20 persen.
Namun begitu, masalahnya tak cuma soal bertambahnya orang miskin. Ada fenomena lain yang justru lebih mencemaskan.
"Aspek yang pertama, segera menangani kemiskinan baru di Sumatera. Yang kedua, yang agak mengkhawatirkan adalah turun secara drastis jumlah kelas menengah," tutur Cak Imin.
Artikel Terkait
Pertamina Kaderisasi 419 Insinyur Hadapi Gelombang Transisi Energi
Satgas PKH Panggil 32 Perusahaan Tambang, Dua Absen dengan Denda Triliunan
Derbi Legenda Madrid-Barca di Jakarta 2026: Tiket Mulai Laris Manis
BCA Tutup Cabang Fisik Jelang Isra Mikraj, Layanan Digital Tetap 24 Jam