Bupati Aceh Selatan Disidang Partai Usai Umrah Saat Banjir Melanda

- Senin, 08 Desember 2025 | 17:54 WIB
Bupati Aceh Selatan Disidang Partai Usai Umrah Saat Banjir Melanda

Foto-foto yang beredar di media sosial memang cukup menyita perhatian. Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, terlihat sedang menjalankan ibadah umrah di Makkah bersama keluarganya. Persoalannya, kepergiannya itu terjadi saat wilayahnya sendiri, Aceh, sedang dilanda bencana banjir besar. Bahkan, kabar terakhir menyebutkan daerah seperti Aceh Tamiang masih dalam kondisi terisolasi.

Lantas, bagaimana tanggapan partainya? Habiburokhman, selaku Ketua Mahkamah Partai Gerindra, langsung angkat bicara. Dari kompleks parlemen, Senin (8/10) lalu, ia menyatakan bahwa Mirwan akan segera disidang oleh mahkamah partai dan berpotensi mendapat sanksi berat.

“Kita akan sidang segera, akan diberikan sanksi terberat,”

Ucap Habiburokhman tegas.

Namun begitu, rupanya sudah ada tindakan yang diambil lebih dulu. Mirwan disebut telah dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPC Gerindra di Aceh Selatan. Soal sidang lanjutan, Habiburokhman terlihat masih mempertimbangkan.

“Sebenarnya kan sanksinya sudah, tapi kita akan cek lagi apakah perlu disidang ulang. Sanksinya sudah sangat keras dari Pak Sugiono (Sekjen Gerindra) disampaikan. Kita mau cek lagi apakah perlu disidang lagi,”

jelasnya. Meski demikian, ia memberi sinyal bahwa sidang partai kemungkinan besar tetap digelar.

“Kemungkinan besar akan kita rapat mahkamah partai. Kalau putusannya nanti kita akan update,”

tambah Habiburokhman.

Di sisi lain, cerita di balik kepergian Mirwan semakin rumit. Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengungkapkan bahwa Bupati memang pernah mengajukan izin perjalanan luar negeri pada akhir November lalu. Sayangnya, permohonan itu ditolak oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem.

Belakangan baru ketahuan. Ternyata, perjalanan sang bupati ke Arab Saudi dilakukan tanpa ada izin resmi dari Kementerian Dalam Negeri. Sebuah langkah yang, di tengah situasi bencana, tentu saja menuai banyak kritik dan sorotan tajam dari publik.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler