TABLOIDBINTANG.COM Rasanya hampir semua orang pernah merasakannya: jenuh. Naysilla Mirdad pun mengalaminya. Aktris yang karib disapa Nay ini bercerita, ada masa di mana jadwal syuting yang super padat, hampir tanpa henti, sempat membuatnya kelelahan luar dalam. Terutama saat terlibat dalam sinetron stripping, di mana kerja bisa berjam-jam lamanya. Capek fisik, lelah mental, semuanya beradu.
“Badan pasti capek, pikiran capek gitu, manusiawi lah kalau jenuh gitu,” akunya.
“Biasanya aku lebih ya aku pengalaman aku, aku pernah jenuh di stripping gitu.”
Namun begitu, bagi Nay, rasa lelah dan jenuh itu bukanlah sinyal untuk menyerah. Justru sebaliknya. Ia memaknainya sebagai alarm alami dari tubuh dan pikirannya yang meminta waktu untuk berhenti sejenak, mengambil napas. Setelah belasan tahun berkecimpung di dunia akting, ia paham betul siklus ini.
Lalu, bagaimana cara Nay mengisi ulang energinya? Caranya ternyata sederhana saja. Ia tak perlu pergi jauh atau menghabiskan banyak uang untuk liburan mewah. Menurutnya, sekadar menikmati suasana alam sudah lebih dari cukup untuk menyegarkan kembali pikiran yang sumpek.
“Kalau lagi jenuh, kalau lagi capek banget gitu ya jalan-jalannya nggak mesti jauh ke mana atau gimana gitu gak sih,” ujar Nay.
“Tapi lihat alam tuh kalau lagi jenuh kayaknya kalau ketemu alam bisa refresh lagi.”
Di sisi lain, rumah adalah pelabuhan utama baginya. Tak ada yang lebih nyaman selain beristirahat di kamar sendiri. Apalagi, ada enam sahabat berbulu anjing-anjing peliharaannya yang selalu setia menunggu. Quality time bersama mereka, ditambah canda dengan keluarga, jadi resep andalannya untuk mengusir stres.
“Aku kalau lagi capek gitu ya aku paling di rumah saja, di rumah istirahat di kamar,” terang adik dari Nana Mirdad ini.
“Di rumah tuh aku punya anjing ada enam. Jadi aku quality time saja gitu sama mereka gitu, terus ketemu sama keluarga, yang ringan-ringan saja sih.”
Meski tuntutan pekerjaan tetap tinggi, Nay kini belajar untuk lebih jeli. Ia berusaha keras mengatur waktu, mencari celah di antara kesibukan. Tujuannya jelas: agar tak terjebak dalam rutinitas tanpa ujung yang mengorbankan keseimbangan hidup. Baginya, karier dan kebahagiaan pribadi harus bisa berjalan beriringan.
“Di sela stripping itu pintar-pintarnya kitalah manage waktu untuk bagi ke keluarga atau bagi ke hobi kita, bagi ke me-time kita,” pungkasnya.
Artikel Terkait
MUI dan Dubes Saudi Bahas Dampak Global Konflik Timur Tengah di Jakarta
Israel Hancurkan Jembatan Vital Penghubung Tyre-Sidon di Lebanon Selatan
Tujuh Dapur Gizi di Manokwari Masih Ditangguhkan Gara-gara IPAL Tak Standar
Debat Panas Warnai Evaluasi Prolegnas 2026, RUU Migas Jadi Pemicu Kericuhan