Nah, untuk sepekan ke depan, dinamika atmosfer dalam berbagai skala masih akan memainkan peran penting. Secara global, fenomena La Niña lemah terpantau menguat. Kondisi ini, ditambah dengan suhu permukaan laut yang relatif hangat di perairan Indonesia, menyuplai banyak uap air bahan baku utama pembentukan awan hujan.
Jadi, apa yang perlu diwaspadai?
Untuk hari ini, 15 Januari, hujan ringan hingga lebat akan mendominasi sebagian besar wilayah. Namun, waspadai peningkatan intensitas menjadi hujan sedang di sejumlah provinsi seperti Aceh, Sumatera Utara, hingga sebagian besar Kalimantan dan Papua. Yang lebih serius, status siaga untuk hujan lebat-sangat lebat dikeluarkan untuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, NTT, dan Papua Pegunungan. Angin kencang juga berpotensi terjadi di banyak daerah, dari Riau hingga Papua.
Pola serupa masih akan berlanjut dalam periode 16 hingga 19 Januari. Hujan ringan hingga lebat tetap dominan. Peningkatan hujan sedang perlu diantisipasi lagi, kali ini meliputi Jambi, Sumatera Selatan, Banten, Jakarta, serta sebagian besar Jawa, Bali, NTB, dan Kalimantan. Status siaga hujan lebat-sangat lebat berlaku untuk Sumatera Barat, Jawa Timur, NTT, dan Papua Pegunungan. Sementara itu, ancaman angin kencang masih luas, mencakup banyak wilayah dari Sumatera hingga Papua.
Intinya, payung dan jas hujan sepertinya masih akan menjadi barang wajib untuk beberapa hari ke depan. Masyarakat di wilayah-wilayah yang disebutkan, terutama yang masuk kategori siaga, disarankan untuk tetap waspada dan memperbarui informasi cuaca terkini dari BMKG.
Artikel Terkait
Roby Tremonti Merasa Disindir Aurelie Lewat Karakter Bobby dalam Buku
Korea Selatan Suntik Rp 128 Miliar untuk Pastikan Keakuratan Isi Daya Kendaraan Listrik RI
PELNI Logistics Pacu Bongkar Muat Hampir 60 Ribu TEUs pada 2026
Hindari Kamar Berakhiran -01 dan -02 Jika Ingin Tidur Nyenyak di Hotel