"Kami akan telusuri lebih jauh, kepada siapa saja dan berapa nominalnya. Termasuk nanti akan kami dalami juga dari sisi PT WP-nya," sambung Budi.
Penggeledahan sendiri dilakukan di dua lokasi spesifik: Direktorat Peraturan Perpajakan dan Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian. Dari situ, tim penyidik berhasil membawa pulang sejumlah barang bukti kunci.
Budi menyebutkan, yang disita bukan cuma dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga terkait konstruksi perkara. Ada juga uang tunai dalam jumlah tertentu.
"Uang itu diduga bersumber dari tersangka dalam perkara suap pemeriksaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara," jelasnya.
Semua barang bukti itu kini menjadi bahan penyelidikan untuk mengungkap lebih dalam jaringan suap yang diduga melibatkan pegawai pajak ini. Perkembangannya tentu masih harus kita tunggu.
Artikel Terkait
PELNI Logistics Pacu Bongkar Muat Hampir 60 Ribu TEUs pada 2026
Hindari Kamar Berakhiran -01 dan -02 Jika Ingin Tidur Nyenyak di Hotel
Prabowo Khusus Undang 1.200 Akademisi Sosial Humaniora ke Istana
Hujan Tak Kunjung Reda, BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrem hingga 19 Januari