Sri Mulyani Masuk Dewan Direksi Gates Foundation, Bawa Misi Global

- Selasa, 13 Januari 2026 | 10:35 WIB
Sri Mulyani Masuk Dewan Direksi Gates Foundation, Bawa Misi Global

JAKARTA – Yayasan Bill & Melinda Gates baru saja mengumumkan sebuah nama besar untuk duduk di dewan direksinya. Tak lain adalah Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan Indonesia yang namanya sudah dikenal luas di panggung ekonomi global. Pengangkatan ini menandai babak baru bagi lembaga filantropi raksasa itu.

Dalam pernyataan resminya, yayasan menggambarkan Sri Mulyani sebagai ekonom yang sangat dihormati. Pengalamannya yang panjang dalam memimpin reformasi di lembaga-lembaga keuangan internasional dinilai sebagai aset berharga.

CEO Gates Foundation sekaligus anggota dewan, Mark Suzman, tak ragu menyebut kontribusi yang diharapkan.

“Kepemimpinannya akan membantu memastikan sumber daya kami terus dimanfaatkan untuk memperluas peluang,” ujar Suzman.

“Juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta meningkatkan hasil bagi komunitas di seluruh dunia,” imbuhnya.

Menurut sejumlah pengamat, Sri Mulyani bergabung di saat yang tepat. Tahun lalu, Bill Gates sendiri menyatakan komitmen yayasannya akan difokuskan pada tiga tujuan ambisius: mencegah kematian ibu dan bayi, memberantas penyakit menular mematikan untuk generasi mendatang, dan mengentaskan jutaan orang dari kemiskinan. Momennya memang krusial.

Di sisi lain, Sri Mulyani sendiri menyambut penunjukan ini dengan semangat dan rasa hormat.

"Saya merasa terhormat bergabung dengan dewan Gates Foundation untuk berkontribusi pada momen krusial yang penuh tantangan dan peluang ini," kata Sri.

Dan dia punya modal yang jelas. "Saya sangat termotivasi untuk membawa pengalaman saya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola yang baik ke dalam upaya-upaya penting ini," lanjutnya. Tujuannya sederhana namun berat: menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kesejahteraan hidup.

Nantinya, dia akan bekerja bersama sederet nama lain di dewan. Di antaranya Ashish Dhawan, Dr. Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, dan tentu saja, Bill Gates sendiri.

Selain kabar tentang Sri Mulyani, ada juga pengumuman restrukturisasi internal. Gates Foundation membentuk divisi baru bernama Africa and India Offices (AIO). Divisi ini, yang dipimpin oleh Ankur Vora, punya misi strategis: memperkuat suara kawasan dan negara-negara tersebut dalam pengambilan keputusan yayasan. Vora akan memegang peran ganda, sebagai Presiden AIO sekaligus Chief Strategy Officer.

Tak hanya itu, yayasan juga menunjuk Hari Menon untuk memimpin divisi Global Growth and Opportunity (GGO). Posisinya sebagai presiden GGO menempatkannya sebagai penanggung jawab beragam program. Cakupannya luas sekali, mulai dari pengembangan pertanian, sistem keuangan inklusif, sampai sanitasi, fortifikasi pangan skala besar, dan pendidikan global. Langkah-langkah ini sepertinya menunjukkan arah yang lebih terfokus dan berbasis wilayah.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar