Jakarta punya gebrakan baru jelang Lebaran tahun depan. Gubernur DKI, Pramono Anung, baru saja mengumumkan kebijakan yang cukup mengejutkan: tarif transportasi umum akan digratiskan sepenuhnya selama periode Idulfitri 1447 H atau 2026 mendatang. Kebijakan ini, menurutnya, diambil untuk mempermudah pergerakan warga sekaligus menjadi daya tarik agar mereka memilih merayakan hari raya di ibu kota.
Pengumuman itu disampaikan Pramono usai acara Kick Off Jakarta Ramadan Festival di Bundaran HI, Jumat lalu. Suasana saat itu cukup ramai, dengan latar belakang hiruk-pikuk lalu lintas Jakarta Pusat.
"Pada saat Idulfitri, kami akan menggratiskan transportasi yang ada di Jakarta,"
ujarnya tegas di hadapan awak media.
Nah, tema festival Ramadan tahun ini sendiri sebenarnya sudah memberi sinyal. 'Mudik ke Jakarta' dipilih sebagai slogan, sebuah ajakan terbuka agar masyarakat betah dan merayakan Lebaran di sini. Pramono rupanya tak main-main. Dia tak cuma bicara angkutan umum gratis. Untuk mewujudkan suasana Lebaran yang meriah di Jakarta, Pemprov juga akan menggandeng pelaku usaha.
Caranya? Dengan memberikan insentif pajak bagi mal, hotel, dan pusat perbelanjaan yang bersedia memberikan diskon besar-besaran kepada pengunjung. Potongan harganya bahkan disebutkan bisa mencapai angka yang fantastis.
Artikel Terkait
BNI Siapkan Likuiditas Rp24 Triliun untuk Antisipasi Kebutuhan Lebaran 2026
Sekretaris Kabinet Tegaskan Makan Bergizi Gratis Tak Kurangi Anggaran Pendidikan Lain
Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 untuk 70 Ribu Lulusan Baru
Politisi PDIP Kritik Nepotisme, Nilai Gugatan Larangan Keluarga Presiden Maju Pilpres Lemah