Lalu, di mana rencananya lokasi pembangunannya? Menurut Airlangga, beberapa daerah akan menjadi sasaran, dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) jadi prioritas.
Jelasnya singkat usai acara tersebut.
Pentingnya chip semikonduktor untuk industri mobil sekarang ini memang tidak main-main. Fungsinya vital. Tanpanya, fitur-fitur elektronik canggih di mobil modern, seperti sistem bantuan pengemudi atau ADAS, takkan bisa jalan. Operasi komputasi yang rumit di dalam kendaraan sangat bergantung pada komponen mungil ini.
Kita masih ingat kekacauan yang terjadi beberapa tahun lalu. Krisis pasokan chip semikonduktor global bikin pabrikan otomotif dunia kelimpungan. Produksi macet, pengiriman ke diler-diler pun ikut terganggu. Akibatnya? Antrean inden yang panjang dan frustrasi bagi konsumen. Pengalaman pahit itulah yang kini mendorong banyak negara, termasuk Indonesia, untuk tidak mau lagi sepenuhnya bergantung pada rantai pasok dari luar.
Artikel Terkait
Skutik Kuasai 92% Pasar, Motor Nasional Tembus 6,4 Juta Unit di 2025
Vietnam Hajar Tuan Rumah, Lolos Perempatfinal dengan Catatan Sempurna
Lonjakan Penjualan Akhir Tahun, Alarm Palsu bagi Industri Otomotif?
Hujan Guyur Jakarta, Waspada Genangan di Beberapa Titik