Bali punya rencana baru untuk para turis asing, dan ini bakal mulai berlaku tahun 2026 nanti. Intinya, pemerintah provinsi di sana berencana untuk melakukan pengecekan yang lebih ketat. Salah satu yang akan dilihat adalah isi rekening tabungan calon wisatawan.
Gubernur Bali, Wayan Koster, menjelaskan alasannya. Menurutnya, salah satu indikator pariwisata berkualitas adalah melihat kondisi keuangan pengunjung.
Ujarnya di Gianyar, Jumat lalu. Informasi ini sendiri disampaikan ke media melalui kantor berita Antara.
Namun begitu, pengecekan tak cuma soal uang. Nantinya, durasi rencana tinggal dan aktivitas apa saja yang mau dilakukan di Bali juga akan ditanyakan dan diverifikasi. Koster bilang, langkah ini untuk mengontrol arus kedatangan. “Ini supaya terkontrol semua,” katanya.
Ia juga berargumen bahwa kebijakan semacam ini sudah biasa diterapkan banyak negara. “Seperti juga kalau kita berwisata ke negara lain, dengan kebijakan negara lain seperti itu kita akan melakukan hal yang sama,” tambahnya.
Artikel Terkait
Pemulihan Pasca Bencana Aceh Capai 91 Persen, Fokus Beralih ke Pemulihan Sosial-Ekonomi
Dua Penumpang Lompat dari Angkot Usai Dibegal di Medan, Satu Kritis
Korban Penyiraman Air Keras dari KontraS Desak Pengadilan Umum untuk Pelaku dari BAIS TNI
Slot Akui Superioritas PSG Usai Liverpool Tunduk 2-0 di Parc des Princes