Panggung utama untuk musik Indonesia Timur akhirnya terwujud. Sabtu lalu, tepatnya tanggal 10 Januari, JIExpo Kemayoran ramai oleh penggemar yang ingin menyaksikan Big Bang Stage Timur All Stars. Festival ini memang istimewa, karena secara khusus menghadirkan sederet musisi top dari ufuk timur negeri.
Nuansanya beragam, dari pop, hip-hop, sampai elektrik. Yang menarik, semuanya dibalut dengan ritme yang menghibur dan sentuhan bahasa daerah yang khas. Penonton pun larut, bersatu dalam satu semangat yang sama.
Lebih Dari Sekadar Konser
Novry Hetharia, Direktur PT Expo Indonesia Jaya selaku penyelenggara, menegaskan acara ini bukan sekadar pertunjukan biasa. Menurutnya, ini adalah sebuah gerakan.
"Big Bang Stage Timur All Stars jadi sebuah wadah apresiasi dan memperkuat eksistensi serta budaya bernuansa Timur Indonesia," jelas Novry lewat keterangan tertulis.
Ia berharap kegiatan ini bisa memantik api kreativitas yang lebih besar. Agar karya-karya dari Timur tak hanya muncul sesekali, tapi terus berkelanjutan dan makin dikenal.
"Kami harap penyelenggaraan ini sebuah langkah awal agar karya dan budaya saudara kita dari Timur lebih dikenal terutama di industri musik Indonesia," tambahnya.
Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa. Dalam sambutannya, ia tak menyembunyikan rasa bangga. Baginya, panggung ini adalah pembuktian.
"Ini merupakan panggung pembuktian, bahwa musisi muda dari Indonesia Timur bukan hanya pelengkap, tapi telah menjadi poros utama industri kreatif dan musik di tanah air," ungkap Hendrik.
Harapannya ke depan tentu lebih besar. Ia ingin momentum ini jadi batu loncatan. Bukan cuma untuk merajai pasar lokal, tapi juga menembus kancah internasional.
"Saya berharap event begini akan menjadi ajang untuk melahirkan musisi-musisi Tanah Air. Agar genre Indonesia Timur bisa menjadi ikon musik nasional dan bisa juga mendunia," kata Hendrik.
Panggung malam itu benar-benar dihiasi bintang. Ada Fresly Nikijuluw, Wizz Baker, Mario G Klau, dan Toton Caribo. Tak ketinggalan Vicky Salamor, Mitha Talahatu, Doddie Latuharhary, Juan Reza, Willy Sopacua, serta Moluccan Soul.
Kehadiran mereka bukan tanpa alasan. Lirik yang puitis, beat yang asyik, ditambah karakter vokal yang kuat itulah resepnya. Kekuatan utama musik Timur yang kini berhasil memikat hati banyak orang dari berbagai kalangan.
Artikel Terkait
Prabowo Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Teknologi dan AI, Peringatkan Kepatuhan Hukum
Partai Perindo Wonosobo Targetkan Rekrut Seribu Anggota Baru di Dapil 2
KPK OTT 11 Orang Terkait Suap Tutup Temuan BPK di Pengadaan Smart TV Muara Enim
Pemerintah Jajaki Ekspor Ceker Ayam ke Malaysia dan China Manfaatkan Surplus Produksi Unggas