Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid menjalani pemeriksaan selama kurang lebih tujuh jam di Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan umrah yang melibatkan Hanania Travel. Pasangan selebriti itu dicecar puluhan pertanyaan oleh penyidik untuk mendalami keterlibatan mereka dalam kasus yang telah merugikan sejumlah jemaah tersebut.
Kuasa hukum Thariq dan Aaliyah, Sangun Ragahdo, mengungkapkan bahwa kliennya menerima sekitar 20 hingga 30 pertanyaan selama pemeriksaan. "Pertanyaan tadi sekitar 20 sampai 30, kurang lebih," ujarnya kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).
Menurut Ragahdo, pihak Hanania Travel telah beberapa kali berupaya menghubungi Thariq Halilintar, bahkan sebelum sang selebritas menikah dengan Aaliyah Massaid. Pada tahun 2025, Hanania Travel kembali mengajak Thariq untuk bekerja sama dalam bentuk promosi atau endorsement.
"Kita tidak menampik bahwa ini bentuknya endorse. Ada yang endorse memang timbal baliknya adalah uang, dari pemberi pekerja memberi uang dan mungkin dari Thariq dan Aaliyah ini mengiklankan entah itu produk atau brand, atau yang namanya barter. Barter dalam artian ada benefit-lah, benefit-nya apa? Ya kalau dalam Hanania ini adalah benefit-nya diberangkatkan umrah," jelasnya.
Ragahdo menambahkan, Thariq sempat melakukan penelusuran mengenai kredibilitas Hanania Travel sebelum akhirnya menerima tawaran kerja sama tersebut. Saat itu, ia meyakini bahwa perusahaan travel itu memiliki reputasi yang baik dan dapat dipercaya.
Sebagai bagian dari perjanjian, Hanania Travel memberikan benefit berupa umrah gratis kepada Thariq, Aaliyah, dan anak mereka. Thariq kemudian mengajak rombongan lain sehingga total peserta mencapai delapan orang. Untuk anggota rombongan di luar dirinya, istri, dan anaknya, Thariq membayar biaya sebesar kurang lebih Rp170 juta.
"Sehingga meskipun memang kita mendapat benefit, benefit dalam artian karena ini ada timbal baliknya, timbal baliknya pada saat itu cuma story. Ada story-lah, postingan story, feed gitu, sudah selesai. Ya sudah itu semua mereka berangkat, itu dari tanggal 8 sampai 15 kalau enggak salah Desember," papar Ragahdo.
Thariq dan Aaliyah baru mengetahui bahwa Hanania Travel bermasalah pada awal tahun 2026. Thariq mengaku kaget saat namanya ikut terseret dalam kasus dugaan penipuan tersebut.
"Oh iya kaget, kaget banget dengan berita yang terjadi berseliweran dan lain-lain. Terus ketika dapat panggilan dari polisi kita juga langsung kita balas, kita siap membantu apa pun itu yang bisa kita kasih. Semoga bisa membuat kasus ini menjadi terang benderang, terus jalan keluarnya cepat untuk para korban. Pokoknya kita lakukan yang terbaik," kata Thariq.
Sementara itu, Aaliyah Massaid menyampaikan keprihatinannya terhadap para korban yang telah menabung bertahun-tahun untuk berangkat umrah. Ia berharap kasus ini dapat diusut tuntas dan memberikan keadilan bagi semua pihak yang dirugikan.
"Sangat prihatin pasti yang mau umrah itu juga sudah menabung bertahun-tahun, jadi kita juga sangat sedih, sangat prihatin. Karena kan kita juga punya orang tua yang memikirkan yang sudah mungkin berumur, apa nabung segala macam, jadi semoga banget cepat selesai," tuturnya.
Artikel Terkait
Listrik Padam Berjam-jam di Bekasi Tanpa Pemberitahuan, Warga Keluhkan Gangguan Pekerjaan
Kajari Medan Bantah Tuduhan Pemerasan Kontraktor di Kupang: Itu Fitnah
Tiga Girl Group HYBE — LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE — Rilis Single Kolaborasi “ICONIC BY MISTAKE” Pekan Ini
SBY Sebut Penguatan Rupiah dan IHSG sebagai Kabar Baik, Dorong Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi