OKI Tegaskan Penolakan, Israel Dinilai Langgar Hukum Internasional
JEDDAH – Dalam sebuah pertemuan darurat yang digelar Sabtu lalu, negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) secara tegas menolak langkah Israel yang mengakui kemerdekaan Somaliland. Pertemuan tingkat menteri luar negeri itu sendiri berlangsung di markas besar OKI di Jeddah, Arab Saudi.
Menurut Sekjen OKI Hissein Taha, perkembangan terbaru di Somaliland ini bukan perkara sepele. Ia menyebut situasinya serius, lantaran langsung menyentuh soal kedaulatan dan keutuhan wilayah Somalia.
“Langkah Israel ini menciptakan preseden yang sangat berbahaya,” tegas Taha.
Dalam pandangannya, pengakuan itu adalah pelanggaran nyata terhadap hukum internasional. Bahkan lebih dari itu, ia bisa menjadi ancaman langsung bagi keamanan dan stabilitas di kawasan regional.
Artikel Terkait
BNPB: Jumlah Pengungsi Bencana di Sumatera Turun Signifikan Jadi 11.250 Orang
Anindya Bakrie Soroti Dumping dan Impor Ilegal sebagai Tantangan Ekspor Tekstil Bebas Bea ke AS
Afghanistan Klaim Tembak Jatuh F-16 Pakistan, Islamabad Bantah dan Sebut Serang Militan
Kadin Soroti Juknis Tak Jelas Hambat Program Makan Bergizi di Daerah 3T