OKI Tegaskan Penolakan, Israel Dinilai Langgar Hukum Internasional
JEDDAH – Dalam sebuah pertemuan darurat yang digelar Sabtu lalu, negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) secara tegas menolak langkah Israel yang mengakui kemerdekaan Somaliland. Pertemuan tingkat menteri luar negeri itu sendiri berlangsung di markas besar OKI di Jeddah, Arab Saudi.
Menurut Sekjen OKI Hissein Taha, perkembangan terbaru di Somaliland ini bukan perkara sepele. Ia menyebut situasinya serius, lantaran langsung menyentuh soal kedaulatan dan keutuhan wilayah Somalia.
“Langkah Israel ini menciptakan preseden yang sangat berbahaya,” tegas Taha.
Dalam pandangannya, pengakuan itu adalah pelanggaran nyata terhadap hukum internasional. Bahkan lebih dari itu, ia bisa menjadi ancaman langsung bagi keamanan dan stabilitas di kawasan regional.
Artikel Terkait
Menkes Targetkan Rumah Nakes Korban Banjir Bandang Pulih Sebelum Lebaran
Huawei Matepad 12 X 2026 Resmi Meluncur, Klaim Performa Setara PC
Prabowo Buka Peluang, Indonesia Siapkan Industri Semikonduktor Sendiri
Mobil Listrik Hyundai IONIQ 5 N Ludes Terbakar di Medan, Petugas Gunakan Teknik Khusus