Di sisi lain, Taha juga menyoroti situasi memilukan di Palestina. Ia mendesak Israel untuk patuh pada gencatan senjata dan benar-benar berkomitmen melanjutkan ke tahap berikutnya. Tujuannya jelas: mengakhiri permusuhan untuk selamanya dan menarik seluruh pasukannya dari Gaza.
Tak cuma itu, dia menekankan pentingnya mencegah pemindahan paksa warga Gaza. Bantuan kemanusiaan harus bisa masuk tanpa halangan, seluruh perbatasan dibuka, dan pengungsi dipulangkan. OKI juga mendorong diselenggarakannya konferensi internasional di Kairo khusus untuk membahas rekonstruksi Gaza yang porak-poranda.
Pertemuan darurat itu akhirnya ditutup dengan pengesahan dua resolusi kunci. Resolusi pertama menegaskan kembali dukungan penuh terhadap kedaulatan Somalia. Sementara resolusi kedua mengutuk keras agresi Israel yang terus berlanjut di Palestina, termasuk rencana pencaplokan wilayah dan pengusiran penduduk yang dinilai keji.
Intinya, OKI mendesak seluruh negara anggotanya untuk bersatu dan bersikap tegas. Dukungan kepada Somalia harus bulat, sesuai dengan piagam organisasi dan hukum internasional yang berlaku.
Artikel Terkait
BNPB: Jumlah Pengungsi Bencana di Sumatera Turun Signifikan Jadi 11.250 Orang
Anindya Bakrie Soroti Dumping dan Impor Ilegal sebagai Tantangan Ekspor Tekstil Bebas Bea ke AS
Afghanistan Klaim Tembak Jatuh F-16 Pakistan, Islamabad Bantah dan Sebut Serang Militan
Kadin Soroti Juknis Tak Jelas Hambat Program Makan Bergizi di Daerah 3T