Analis Prediksi IHSG Berpotensi Koreksi Lanjut, Rekomendasikan Buy on Weakness

- Jumat, 27 Februari 2026 | 06:30 WIB
Analis Prediksi IHSG Berpotensi Koreksi Lanjut, Rekomendasikan Buy on Weakness

Perdagangan saham Jumat (27/2/2028) diprediksi masih akan diwarnai sentimen hati-hati. IHSG kemarin sudah terkoreksi 1,04 persen ke level 8.235, dan tekanan jual yang muncul membuat suasana pasar terasa berat. Jadi, jangan heran kalau koreksi masih berpotensi berlanjut hari ini.

Analis dari MNC Sekuritas punya pandangannya sendiri. Mereka melihat, dalam skenario terbaik, IHSG saat ini sedang berada di bagian dari wave (c) dari wave [x]. Artinya, masih ada peluang untuk menguat lagi ke area 8.440-8.650.

"Tapi, tetap waspada," tulis riset mereka. "Koreksi lanjutan ke rentang 8.081-8.149 tetap harus diantisipasi."

Secara teknis, support berikutnya ada di 8.025 dan 7.861. Sementara resistance berada di 8.408 dan 8.596. Nah, dalam kondisi seperti ini, beberapa saham berikut ini menarik untuk dicermati, meski dengan catatan untuk membeli saat melemah atau 'buy on weakness'.

Pertama, ada BBRI. Saham bank pelat merah ini kemarin turun 0,50% ke Rp3.950. Tekanan jual terlihat, dan posisinya diperkirakan sedang membentuk bagian dari wave iv. Untuk yang mau masuk, bisa pertimbangkan zona beli di Rp3.870-Rp3.930 dengan target Rp4.000 dan Rp4.080. Stoploss-nya di bawah Rp3.800.

Berikutnya, Sentul City (BKSL). Koreksinya cukup dalam, 6,29% ke Rp134, bahkan sampai menembus MA200. Pergerakannya diduga sedang pada bagian dari wave B. Zona beli untuk yang berani ambil risiko ada di Rp121-Rp133, target Rp148 dan Rp162. Kalau jatuh di bawah Rp117, lebih baik cut loss.

Lain cerita dengan ENRG. Saham ini justru menguat 4,85% ke Rp1.620 dengan volume pembelian yang mendukung. Posisinya diperkirakan di bagian dari wave [iv]. Strategi buy on weakness-nya di rentang Rp1.385-Rp1.475, dengan target yang cukup menjanjikan di Rp1.745 dan Rp1.960. Tapi hati-hati, stoploss ketat di bawah Rp1.205.

Terakhir, MDKA. Saham tambang ini ikut terseret koreksi 4,71% ke Rp3.640. Tekanan jual muncul, dan posisinya diduga berada pada bagian dari wave (iv). Bagi yang melihat potensi rebound, zona akumulasi ada di Rp3.390-Rp3.520. Targetnya bisa ke Rp4.060 dan Rp4.200, dengan batas risiko di bawah Rp3.130.

Semua rekomendasi tadi tentu saja punya risiko. Pasar lagi tidak pasti, jadi eksekusi harus benar-benar disiplin. Jangan lupa, selalu sesuaikan dengan profil risiko masing-masing.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar