"Motor bensin tiap bulan pasti ada ganti oli dan servis. Kalau motor listrik nggak ada perawatan rutin, kecuali ada kendala teknis saja," jelasnya.
Sebelum beralih ke listrik, Zulfikar setia dengan Honda Vario 125 selama delapan tahun. Lalu, bagaimana soal keandalan di kondisi sulit, misalnya saat hujan deras atau banjir?
Ia mengaku belum pernah mengalami masalah serius. Menurutnya, sistem pada Fox R ini cukup tangguh, asal digunakan sesuai aturan. "Kalau banjir Alhamdulillah aman, sampai dan pulang nggak ada masalah," tuturnya.
"Motor listrik kan pakai BLDC di roda belakang, asal jangan lebih dari 30 menit di air dan tetap bergerak, masih aman."
Soal kondisi motornya, Zulfikar memastikan unitnya masih standar pabrikan. Ia hanya melakukan penyesuaian kecil pada pengaturan gas agar lebih nyaman, tanpa modifikasi ekstrem seperti menambah baterai. Baginya, kunci efisiensi justru ada di cara mengemudi.
"Kalau motor listrik itu tergantung tangan juga. Nggak kayak motor bensin yang harus digeber, ini bisa di-gliding saja," ucapnya.
Pengalaman nyata ini membuatnya yakin dengan pilihannya. Kini, Zulfikar sama sekali tak berniat kembali ke motor bensin. Bahkan, rencananya ia akan menambah armada motor listrik lagi untuk mendukung pekerjaannya. Bagi driver seperti dirinya, keputusan beralih ke listrik ternyata bukan hanya soal ikut gaya, tapi benar-benar sebuah hitungan bisnis yang masuk akal.
Artikel Terkait
Iran Ancam Balas AS dan Israel di Tengah Kerusuhan yang Tak Kunjung Padam
Prabowo Pimpin Rapat Malam, Pacu Industri Tekstil hingga Semikonduktor
VinFast Serobot Peringkat Lima, Dominasi Jepang di Pasar Mobil RI Mulai Tergoyahkan?
Kampung Haji Indonesia di Makkah Tertunda, Baru Bisa Digunakan 2027