Gempa Tarakan M 4.8 Guncang RSUD Jusuf SK, Pasien Dievakuasi Massal
Sebuah gempa bumi dangkal dengan magnitudo 4.8 telah mengguncang wilayah Tarakan, Kalimantan Utara. Guncangan tersebut dirasakan sangat kuat dan berimbas langsung pada operasional RSUD Jusuf SK, dimana para pasien terpaksa dievakuasi keluar gedung untuk menyelamatkan diri.
Video yang beredar dari BNPB menunjukkan situasi mencemaskan di rumah sakit. Keluarga pasien serta tenaga perawat dengan sigap mendorong ranjang pasien menuju halaman RSUD. Satu rekaman suara warga mengungkapkan, "Terasakan betul (gempa) ya Allah," menggambarkan betapa kuatnya guncangan yang terjadi.
Perekam video yang berada di lantai 5 RSUD juga menyatakan guncangan terasa sangat keras. Halaman rumah sakit dipenuhi oleh pasien dan pengunjung yang mengungsi. Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, mengonfirmasi bahwa untuk sementara waktu, seluruh pasien masih dititipkan di luar gedung. Tindakan ini diambil sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi gempa susulan yang mungkin terjadi.
Dampak gempa Tarakan ini ternyata lebih luas. Laporan awal menyebutkan gempa menyebabkan kerusakan pada fasilitas publik. Dua rumah sakit dilaporkan mengalami kerusakan berat. Tidak hanya itu, aktivitas di Bandara Juwata Tarakan juga ikut terdampak. Tiga pusat perbelanjaan dan dua unit rumah warga juga dilaporkan mengalami kerusakan. Tim BPBD Tarakan masih terus melakukan pendataan menyeluruh untuk mengumpulkan informasi dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa ini.
Artikel Terkait
Bamsoet Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bisa Tembus 8 Persen
Inter Milan Kalahkan Juventus 3-2, Catat Dua Kemenangan Beruntun dalam Satu Musim
PBNU Tetapkan Prof. Mohammad Nuh sebagai Katib Aam Syuriah Baru
Zelensky Kritik AS dan Desak Kehadiran Eropa di Meja Perundingan Damai dengan Rusia