Kalau kamu pernah ikut kelas Pound Fit, pasti familiar dengan momen penutupnya. Saat stik diturunkan dan lagu "Putri Iklan" dari ST12 atau lagu pop Indonesia lain mengalun. Suasana yang tadinya penuh energi, tiba-tiba jadi lebih santai dan riang.
Tapi tahukah kamu, di balik momen seru itu ada aturan main yang cukup ketat? Pound Fit ternyata bukan sekadar olahraga asal ayun stik. Ini program berlisensi global yang bermarkas di Amerika Serikat. Semua gerakan dan musiknya punya pakemnya sendiri.
Coach Riana Ree membocorkan hal ini dalam sebuah sesi Hangout di WTC Mangga Dua, Sabtu lalu.
"Jadi yang dari warm up sampai sebelum cooling down itu bukan saya yang ngarang," jelas Riana.
"Itu sudah dari sananya, dari Amerika."
Alasannya berkaitan dengan keamanan. Setiap ketukan stik pada lagu-lagu seperti "Vampire Refugees" atau "Abrakadabra" sudah dirancang khusus untuk melatih otot tertentu. Koreografinya sudah diteliti. Makanya, instruktur dilarang keras mengganti lagu atau mengarang gerakan seenaknya di sesi inti. Mereka harus punya sertifikasi resmi, yang menjamin kualitas dan keamanan gerakan yang diajarkan.
Nah, di sinilah keunikan lagu "Putri Iklan" muncul.
Artikel Terkait
Wamen Investasi: Perizinan Berbelit Sebabkan Indonesia Kehilangan Potensi Investasi Rp1.500 Triliun
Mendag Targetkan Transaksi TEI 2026 Capai USD 17,5 Miliar
Imsak Jakarta Jumat 27 Februari 2025 Pukul 04.33 WIB
Gubernur DKI Targetkan Program LPDP Jakarta Dimulai 2027, Sempat Terhambat Pemotongan DBH