Usai acara buka puasa bersama, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, langsung melanjutkan agenda dengan pertemuan bilateral. Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, pertemuan itu membahas berbagai agenda strategis yang cukup penting.
Intinya, kerja sama ekonomi jadi fokus utama. PEA disebut-sebut berniat menambah investasi di Indonesia. Hal ini tentu jadi angin segar.
“Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara dalam memperdalam kolaborasi yang saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang,” ujar Teddy.
Pernyataan itu dia sampaikan melalui keterangan di Instagram Sekretariat Kabinet, Jumat (27/2/2026).
Yang menarik, setelah pembicaraan resmi, kedua pemimpin itu masih melanjutkan percakapan secara empat mata. Mereka ngobrol berdua, atau tête-à-tête, selama lebih dari satu jam. Cukup lama, dan ini menunjukkan ada banyak hal yang dibicarakan.
Artikel Terkait
Konsul Jenderal RI San Francisco Dorong Diaspora LPDP Berkontribusi dari Karier Global
ASEAN Desak AS dan Iran Segera Berunding, Jamin Keamanan Selat Hormuz
KPK Tahan Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Terkait Kasus Pemerasan
Kemenhan Tegaskan Perjanjian Lintas Udara AS Belum Final, Aturan Ketat Berlaku